- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
Satgas Halilintar TNI AL Geledah Gudang di Bangka Belitung, Diduga Simpan Olahan Timah Ilegal

Keterangan Gambar : Sejumlah gudang berisi timah olahan berupa pasir maupun timah batangan diduga ilegal diperiksa oleh Tim Satgas Halilintar TNI AL di Bangka Belitung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANGKA BELITUNG: TNI AL yang tergabung dalam Satgas Halilintar menggelar kegiatan verifikasi serta pemeriksaan sejumlah gudang dan smelter yang diduga menyimpan hasil olahan timah ilegal yang siap diekspor.
Dalam siaran resmi TNI AL disebutkan, tindakan ini dalam rangka mendukung penegakan hukum di wilayah maritim dan pesisir. Pemeriksaan sejumlah gudang dilakukan di wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (23/11/2025).
Kegiatan ini merupakan upaya TNI AL untuk memastikan setiap aktivitas pengolahan dan perdagangan komoditas strategis berjalan sesuai ketentuan serta mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merugikan negara.
Baca Lainnya :
- Dor! Tembakan Prajurit TNI AL Hentikan Pelarian Speed Boat Membawa PMI Ilegal di Tanjung Balai Karim0
- KRI Panah-626 Satkat Koarmada III Bikin Kapal Asing Menyerah Tak Berdaya0
- Kasal Tinjau Industri Alat Pertahanan Canggihdi Jerman, Rheinmetall dan Euroatlas GmbH0
- KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 Amankan Kapal Tanker Terobos Masuk Imdonesia0
- Prajurit TNI AL Siap Tempur, Siaga Tanggulangi Kejahatan di Lautan0
Pemeriksaan dilakukan pada tiga gudang milik oknum berinisial A, pemilik PT Panca Mega Persada. Pada Gudang A, ditemukan 44 ton pasir timah, 20 ton timah balok siap ekspor, dan 15 ton timah balok kasar, dengan total 79 ton.
Di Gudang B, ditemukan 10 ton timah balok kasar, 4 ton timah balok siap ekspor, serta 3 ton kerak timah, dengan total 17 ton. Sementara di Gudang C, diamankan 4 ton timah balok kasar dan 4 ton timah bentuk pot yang diduga timah, total 8 ton. Dari seluruh temuan di tiga lokasi tersebut, diperkirakan terdapat 104 ton timah dengan nilai mencapai sekitar Rp31,2 miliar.
Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap sebuah smelter yang diduga milik oknum berinisial D di wilayah Sungailiat. Dari lokasi tersebut ditemukan sekitar 500 kampil pasir timah dengan berat rata-rata 50 kg per kampil, serta 2 kampil timah batang tidak jadi seberat 75 kg. Total temuan diperkirakan mencapai 30 ton dengan nilai kurang lebih Rp9 miliar.
Personel TNI AL yang tergabung dalam Satgas Halilintar menegaskan bahwa seluruh kegiatan pemeriksaan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga disiplin pengelolaan sumber daya mineral serta mencegah praktik ilegal yang merugikan negara. Hasil verifikasi dan pemeriksaan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait guna proses penanganan lebih lanjut.
Hal ini merupakan implementasi dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan bahwa Prajurit TNI AL akan terus memperkuat pengawasan di wilayah maritim dan pesisir dalam rangka menegakkan hukum, menjaga ketertiban, serta melindungi kepentingan nasional. (Arry/Mar)











