- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
- KKP: Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja
- Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan
- Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh
- Bukan Operasi Penangkapan Biasa: Strategi Perang AS Berbasis Pusat Gravitasi
- Layanan Mutu KKP Sudah Dilengkapi ISO, Ekspor Komoditas Perikanan 2026 Optimistis Tumbuh Positif
- Jelajah Wisata Bangka Selatan, PWI Ajak Telusuri Jejak Sejarah dan Pesona Keindahan Bahari
- Nataru 2025/2026, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan
- Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang
Kasal Tinjau Industri Alat Pertahanan Canggihdi Jerman, Rheinmetall dan Euroatlas GmbH

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kunjungi industri pertahanan terkemuka di Jerman, di antaranya Rheinmetall dan Euroatlas GmbH. Kasal mendapat penjelasan soal industri alat pertahanan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melakukan kunjungan resmi ke fasilitas industri pertahanan terkemuka di Jerman, di antaranya Rheinmetall dan Euroatlas GmbH.
Kunjungan ini sebagai bagian dari agenda diplomasi Angkatan Laut dalam rangka capacity building. Kunjungan dilaksanakan pada Selasa-Rabu (18-19/11/2025) waktu setempat.
Kunjungan ini berlangsung selama rangkaian lawatan kerja delegasi TNI AL di Jerman. Kasal disambut langsung oleh jajaran direksi kedua perusahaan beserta mitra kerjanya. Kasal mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan kemampuan produksi Alat dan Peralatan Pertahanan Keamanan (Alpalhankam) serta potensi kerja sama penguatan kapasitas.
Baca Lainnya :
- KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 Amankan Kapal Tanker Terobos Masuk Imdonesia0
- Prajurit TNI AL Siap Tempur, Siaga Tanggulangi Kejahatan di Lautan0
- Kolaborasi TNI-Angkatan Bersenjata Yordania, dari Merpati Putih hingga Drone Kamikaze0
- Raja Kerajaan Yordania Puji Prabowo: Bangga Menyebut Anda Sahabat Lama Saya0
- Kunjungan ke Indonesia, Pesawat Raja Yordania Dikawal 7 Pesawat Tempur TNI AU0
Kasal juga meninjau hasil produksi, teknologi terkini, serta integrasi sistem dalam menjawab tantangan keamanan maritim yang dibutuhkan untuk keberhasilan tugas TNI AL di masa mendatang.
Pada kunjungan kerja kali ini, Kasal menyaksikan kemampuan Submarine Control Simulation dan Submarine Command Team Training untuk melatih pengawak kapal selam dalam berbagai skenario pelayaran dan pertempuran bawah air, Action Speed Tactical Trainer guna melatih perwira peperangan, inovasi simulator dalam melatih penguasaan konsep operasi penggunaan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) di Navy Demo Room serta demo meriam Seasnake 30mm.
Kasal juga menyaksikan demo laut AUV “Greyshark” yang merupakan kendaraan bawah air otonom pabrikan Jerman. AUV dirancang untuk berbagai misi bawah air termasuk Intelligence Surveillance Reconnaissance (ISR), Mine Countermeasure (MCM), Critical Underwater Infrastructure (CUI) monitoring, dan peperangan anti kapal dengan fitur Artificial Intelligence dan endurance hingga 16 minggu. (Arry/Mar)











