- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
PT PAL Indonesia Gandeng Prancis Bangun Kapal Selam Scorpene

Keterangan Gambar : Ilustrasi KRI Nanggala 402. Foto: Instagram.com/@prabowo
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA : PT PAL Indonesia menggandeng perusahaan Prancis, Naval Group, membangun dua kapal selam jenis Scorpene. Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara PT PAL Indonesia dan Naval Group dilaksanakan di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Kamis (10/2/2022).
Penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, dan Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly. Dengan kerjasama tersebut, PT PAL dipercaya melakukan research & development dan membangun beberapa unit kapal selam jenis Scorpene.
Proyek ini adalah bentuk realisasi program modernisasi alutsista yang dilakukan Kementerian Pertahanan RI dalam upaya memperkuat kemampuan pertahanan TNI, hingga 20 tahun ke depan melalui pemenuhan armada pertahanan khususnya Angkatan Laut (AL).
Baca Lainnya :
- Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina Bagi 870 Kg Beras Kepada Pengurus Babul Akhirot Batam0
- Kebebasan Pers Indonesia Pilar Penting Kemajuan Bangsa0
- Presiden Jokowi: Pers Membangun Optimisme Hadapi Pandemi Covid-190
- 7 Gubernur dan 6 Bupati/Walikota Peroleh Penghargaan Inisiator Olahraga0
- Waspadai Cuaca Buruk Selat Sunda dan Gelombang Tinggi di Pelabuhan Merak0
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod mengatakan momen ini adalah sejarah penting bagi kedua negara. Menurut Kaharuddin, pemerintah Prancis begitu serius memberi dukungan untuk peningkatan Alutsista Indonesia.
"PT Pal bangga menjadi salah satu bagian momen bersejarah ini," kata Kaharuddin dalam keterangannya keterangan, Kamis (10/2/2022).
Sesuai Perpres no.16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia, dalam upaya mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia, Indonesia harus menjadi negara maritim yang berdaulat, maju, mandiri, kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keamanan dan perdamaian dunia. PT PAL sebagai industri pertahanan maritim yang strategis, mendukung terwujudnya cita-cita tersebut.
LENGKAP DENGAN SENJATA
Sementara itu Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto mengatakan MoU kerjasama bidang research and development ini mengarah pada pembelian dua unit kapal selam Scorpene dengan teknologi AIP lengkap dengan persenjataannya.
Sebagai bentuk implementasi penguasaan teknologi, keseluruhan pembangunan kapal selam dilaksanakan di PAL serta mengoptimalkan kapabilitas SDM PAL dengan asistensi dari Naval Group.
Sedangkan CEO Naval Group, Pierre Eric Pommellet, juga menyambut baik pernyataan Prabowo. Dimana penandatanganan nota kesepahaman itu untuk memenuhi kebutuhan Angkatan laut Indonesia. “Kami berharap dapat bekerja sama dalam program kapal selam untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Indonesia, serta untuk memperkuat industri pertahanan matra laut di Indonesia melalui PAL" jelas dia.
Sekretaris Perusahaan PAL Budi Harta menambahkan, terjalinnya kerjasama Indonesia-Prancis melalui pembangunan kapal selam di PT PAL Indonesia, menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemenuhan update teknologi pada alutsista. ( Riz/ Oriz)











