- Kampus Bukan Prioritas?
- Presiden Prabowo Copot Ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya, Diganti Nanik S Deyang
- TNI AL Musnahkan Miras, Pengawasan Jalur Laut di Perbatasan Diperketat
- Mulai Juni,Tiap Akhir Pekan ASDP Layani Penyeberangan Hunimua–Waipirit 24 Jam
- Peringati WOD & Coral Triangle Day 2026, KKP Perkuat Kolaborasi Lindungi Laut
- Bakes Satgas Operasi Trisula-26, Ratusan Kantong Darah Terkumpul di Atas KRI Teluk Kupang-519
- Tebar Kebaikan, Prajurit KRI Selar-879 Gelar Bakti Sosial untuk Masyarakat Pesisir Tahuna
- Tim Kodaeral IX dan Wanadri Selam Konservasi Terumbu Karang dan Bersihkan Bawah Laut
- Membangun Sea Power, Pasis Dikreg Seskoal Ikuti Kuliah Umum Head of SPC Australia Capt Bernard Roy Dobson
- Curhat Siswa Sekolah Rakyat Sering Dibully, Presiden Prabowo: Saya Juga Sering Diejek, Kita Balas dengan Sopan
Presiden Prabowo Copot Ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya, Diganti Nanik S Deyang

Keterangan Gambar : Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi didampingi Setkab Teddy Indrajaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menjelaskan soal pergantian jabatan Kepala Badan Gizi Nasional, Selasa (2/6/2026). Foto: Youtube Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto mendadak mencopot Ketua Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. Posisinya digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua BGN. Selain Dadan, dua wakilnya yaitu Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya juga dicopot.
Pergantian jabatan ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi didampingi Setkab Teddy Indrajaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari dalam jumpa pers yang digelar pada Selasa (2/6/2026) malam.
"Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," jelas Prasetyo. "Yang kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Ketua Badan Gizi Nasional," sambung Prasetyo.
Baca Lainnya :
- Curhat Siswa Sekolah Rakyat Sering Dibully, Presiden Prabowo: Saya Juga Sering Diejek, Kita Balas dengan Sopan0
- Presiden Prabowo: MBG Bukan Sekadar Program Makan0
- Optimisme Masyarakat, Kabupaten Garut Utara Segera Menjadi Prioritas Nasional Otonomi Daerah0
- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara0
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional0
Prasetyo juga menyampaikan pemerintah juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini dalam membangun fondasi dan mengembangkan BGN.
"Untuk selanjutnya Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Kemudian saudari Agustina Arum Sari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," jelas Prasetyo.
Tiga pimpinan BGN yang baru diminta segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota.
Prasetyo mengungkapkan, selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian menjadi dasar untuk menjadi pertimbangan Presiden untuk melakukan pergantian tersebut dengan harapan catatan-catatan tersebut segera diperbaiki.
"Ada yang berkenaan dengan kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan kedisplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan dalam menjaga kualitas makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," ungkap Prasetyo.
Mensesneg Prasetyo juga mengungkapkan, pemerintah tengah melakukan proses audit internal. Hal tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan monitoring pemerintah yang dilakukan selama satu setengah tahun ini.
Mensesneg Prasetyo menegaskan, pergantian tersebut tidak mengganggu komitmen dalam menjalan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pergantian jabatan itu diharapkan menjadi langkah yang baik bagi penguatan pelayanan MBG.
Sebagai catatan, Dadan Hindayana dilantik oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo pada 19 Agustus 2024 atau di akhir masa jabatannya. (Bow/Mar)











