Presiden Prabowo Copot Ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya, Diganti Nanik S Deyang

By Indonesia Maritime News 02 Jun 2026, 22:01:33 WIB Sorot
Presiden Prabowo Copot Ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya, Diganti Nanik S Deyang

Keterangan Gambar : Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi didampingi Setkab Teddy Indrajaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menjelaskan soal pergantian jabatan Kepala Badan Gizi Nasional, Selasa (2/6/2026). Foto: Youtube Setpres


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto mendadak mencopot Ketua Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. Posisinya digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua BGN. Selain Dadan, dua wakilnya yaitu Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya juga dicopot.

Pergantian jabatan ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi didampingi Setkab Teddy Indrajaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari dalam jumpa pers yang digelar pada Selasa (2/6/2026) malam.

"Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," jelas Prasetyo. "Yang kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Ketua Badan Gizi Nasional," sambung Prasetyo.

Baca Lainnya :

Prasetyo juga menyampaikan pemerintah juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi  selama ini dalam membangun fondasi dan mengembangkan BGN.

"Untuk selanjutnya Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Kemudian saudari Agustina Arum Sari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," jelas Prasetyo. 

Tiga pimpinan BGN yang baru diminta segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota.

Prasetyo mengungkapkan, selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian menjadi dasar untuk menjadi pertimbangan Presiden untuk melakukan pergantian tersebut dengan harapan catatan-catatan tersebut segera diperbaiki.

"Ada yang berkenaan dengan kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan kedisplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan dalam menjaga kualitas makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," ungkap Prasetyo.

Mensesneg Prasetyo juga mengungkapkan, pemerintah tengah melakukan proses audit internal. Hal tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan monitoring pemerintah yang dilakukan selama satu setengah tahun ini.

Mensesneg Prasetyo menegaskan, pergantian tersebut tidak mengganggu komitmen dalam menjalan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pergantian jabatan itu diharapkan menjadi langkah yang baik bagi penguatan pelayanan MBG.

Sebagai catatan, Dadan Hindayana dilantik oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo pada 19 Agustus 2024 atau di akhir masa jabatannya. (Bow/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook