- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
Pertamax Resmi Naik Rp12.500, Harga Tidak Sama di 34 Provinsi
1.jpg)
Keterangan Gambar : Salah satu SPBU tempat pembelian Pertamax.Foto.Dok indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: BBM jenis Pertamax resmi berlaku harga baru sebesar Rp12.500 per liter. Harga baru ini mulai berlaku Jumat (1/4/2022) pukul 00:00 waktu setempat.
Pantauan indonesiamaritimenews.com di Jakarta di sejumlah SPBU terlihat antrean cukup panjang kendaraan sejak sore hingga malam sebelum harga baru diberlakukan. Menjelang tengah malam, tak ada lagi antrean.
"Ini sudah berlaku harga baru Pak, satu liter Rp12.500," kata seorang petugas SPBU di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/4/2022) dinihari.
Baca Lainnya :
- Operator Transportasi Harus Pastikan Aspek Keselamatan Hadapi Lebaran0
- Sosmed Diramaikan saling Minta Maaf Sebelum Ramadhan.Apa Hukumnya?0
- Siap-siap, Pertamax Bakal Naik Rp16.000 Diprediksi Mulai Besok0
- Sopir Bus AKAP Banyak Darah Tinggi, Ini Penyebabnya0
- Kinerja Pelindo Regional 2 Pelabuhan Panjang Menunjukan Angka Positif Tahun 2021.Ini Datanya0
Sementara itu Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga SH C&T PT Pertamina, Irto Ginting kepada wartawan mengatakan, pihaknya selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat. Menurut dia, harga Pertamax tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya.
"Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019," kata Irto.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta maaf jika nantinya ada penyesuaian harga untuk BBM RON 92 atau Pertamax. Menurut Erick, pemerintah telah mengambil kebijakan untuk menetapkan BBM RON 90 atau Pertalite sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).
Harga baru Pertamax setelah naik, tidak sama di setiap provinsi. Harga resmi yang ditetapkan pemerintah adalah Rp12.500-Rp13.000 per liter. Sebelumnya sempat beredar isu harga baru Pertamax mencapai Rp16.500 per liter. ( Arry/Oriz)











