- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
Siap-siap, Pertamax Bakal Naik Rp16.000 Diprediksi Mulai Besok
.jpg)
Keterangan Gambar : Ilusttrasi pengisian BBM di SPBU.Foto: indonesiamaritimenews.com
Inďonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Pengguna BBM jenis Pertamax harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Pemerintah bakal menaikkan harga Pertamax dengan harga kisaran Rp16.000 per liter. Diprediksi, kenaikan harga berlaku mulai besok Jumat (1/3/2022).
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta maaf jika nantinya ada penyesuaian harga untuk BBM RON 92 atau Pertamax. Menurut Erick, pemerintah telah mengambil kebijakan untuk menetapkan BBM RON 90 atau Pertalite sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).
"Pemerintah sudah putuskan Pertalite jadikan subsidi, Pertamax tidak. Jadi kalau Pertamax naik ya mohon maaf," kata Erick saat memberikan sambutan dalam Kuliah Umum Universitas Hasanuddin, Rabu (30/3), di Makasar.
Baca Lainnya :
- Sopir Bus AKAP Banyak Darah Tinggi, Ini Penyebabnya0
- Kinerja Pelindo Regional 2 Pelabuhan Panjang Menunjukan Angka Positif Tahun 2021.Ini Datanya0
- Dipecat IDI, Tanggapan Terawan Bikin Adem0
- Habiburokhman Minta Pemecatan Terawan Oleh IDI Dievaluasi, Ini Alasannya 0
- Ketum Pramarin Datep Purwa Saputra Janji Menjadi Think Thank MI , Chandra Motik Jadi Dewan Pengawas0
Dengan kebijakan ini maka Pertalite menjadi BBM yang mendapatkan subsidi pemerintah.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengungkapkan, sudah saatnya Pertamina menyesuaikan harga jual Pertamax menyusul disparitas harga yang terjadi.
"Sudah saatnya juga Pertamina untuk mengembalikan harganya, ya ngak jauh-jauhlah dari harga keekonomian. Walaupun tidak di harga-harga ekonomi tersebut tapi tidak boleh terlalu jauh juga (di bawah)," ujar Arya dalam keterangannya.
Konsumsi Pertamax menurut Arya mencapai 13% dari konsumsi BBM nasional. Pertamax juga sejatinya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat kelas atas. Jika merujuk pada keterangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga keekonomian Pertamax kini telah mencapai Rp16.000 per liter atau jauh melebihi harga jual Pertamina yang Rp9.000 per liter.
Arya menjelaskan, konsumsi Pertamax mencapai 13% dari konsumsi BBM nasional. Selain itu, Pertamax juga sejatinya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat kelas atas. Pantauan indonesiamaritimenews.com, harga Pertamax yang dijual di SPBU berkisar dari harga Rp 9000 hingga Rp9.400 per liter. (Arry/ Oriz).











