- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
- Ikan Lele dan Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak
- Indonesia–Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan dan Riset, Al-Azhar siap Sambut Ribuan Mahasiswa
- Pasar Meluas, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand
Sopir Bus AKAP Banyak Darah Tinggi, Ini Penyebabnya

Keterangan Gambar : Suasana di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA: Sopir bus AKAP banyak yang mengidap penyakit, salah satunya darah tinggi. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan ia kerap menemukan kasus-kasus tersebut.
Budi Karya meminta operator bus, dinas perhubungan daerah, dan Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) memperhatikan kesehatan para pengemudi dan kernet bus antar-kota antar provinsi (AKAP).
Menhub mengatakan ia menemukan sejumlah sopir bus di Terminal.Kampung Rambutan menghadapi isu kesehatan akibat pekerjaannya. "Mereka darah tinggi karena kehidupannya memaksa mereka melakukan kegitan sehari-hari. Ini bahaya. Saya instruksikan ke Dishub dan BPTD untuk care terhadap kesehatan mereka,” ujar Budi Karya.
Baca Lainnya :
- Kinerja Pelindo Regional 2 Pelabuhan Panjang Menunjukan Angka Positif Tahun 2021.Ini Datanya0
- Dipecat IDI, Tanggapan Terawan Bikin Adem0
- Habiburokhman Minta Pemecatan Terawan Oleh IDI Dievaluasi, Ini Alasannya 0
- Ketum Pramarin Datep Purwa Saputra Janji Menjadi Think Thank MI , Chandra Motik Jadi Dewan Pengawas0
- Ini Dia Aturan Jam Kerja Pegawai Selama Bulan Puasa1
Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi teknis perhubungan darat yang digelar di Jakarta, Selasa (29/3 2022).
Menhub juga menyatakan kondisi kesehatan sopir bus berpengaruh terhadap keamanan dan keselamatan penumpang. Dalam sektor transportasi, keamanan merupakan key performance indicator (KPI) utama yang harus dipenuhi oleh operator.
Karena itu, menurut Budi, perlu ada dokter atau petugas kesehatan yang berjaga di sekitar terminal utama penumpang. Tujuannya untuk memeriksa kesehatan para awak bus. Pengecekan kesehatan mendesak menjelang periode angkutan mudik Lebaran.( ( Arry/ Oriz)











