- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Penuhi Standar PBB, KRI Frans Kasiepo-368 Peroleh Apresiasi COE di Lebanon

Keterangan Gambar : KRI Penuhi Standar PBB, KRI Frans Kasiepo-368 Peroleh Apresiasi COE di Lebanon Inspection. Prestasi ini diperoleh setelah atas terpenuhinya seluruh aspek persyaratan PBB.Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: KRI Penuhi Standar PBB, KRI Frans Kasiepo-368 Peroleh Apresiasi COE di Lebanon Inspection. Prestasi ini diperoleh setelah atas terpenuhinya seluruh aspek persyaratan PBB.
Apresiasi ini diberikan setelah melalui pemeriksaan oleh tim COE baik kapal, heli maupun personel KRI yang dilaksanakan di Dermaga Beirut, Lebanon, baru baru ini.
Kedatangan tim COE Inspection yang terdiri dari Chief COE Unit Mrs. Mona Manolescu, Maritime Operation Staff Officer (MAROPS) PLANSSO Lt. Cdr Cem Gaglayan, Medical Officer Mayor (Kes) Derry Bhakti, dan Hygiene Officer Kapten Dega Widiartha diterima Dansatgas Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh dengan welcome speech. Kemudian dilanjutkan dengan brifeing sebelum melaksanakan inspeksi di masing-masing bagian yang dibutuhkan dalam pemeriksaan.
Baca Lainnya :
- Dukung Destinasi Wisata, Transportasi Laut dan Udara di Bali Terus Ditingkatkan0
- Rakornas Gubernur Se-Indonesia, Menhub: Pemda Berperan Penting Bangun Infrastruktur Transportasi0
- Panglima TNI: Prajurit Harus Membawa Manfaat Bagi Masyarakat0
- Pastikan Kesiapan LRT Jabodebek dan KC Jakarta-Bandung, Kemenhub Gandeng Konsultan Inggris0
- TNI AL Bersinergi Tangkap Komplotan Pencuri 34 Karung Konsentrat Milik Freeport0
COE Inspection meliputi Self Sustainment, Operational Requirement, Medical Requirement, serta kualifikasi dan kompetensi pengawak dari Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL, Tim COE melaksanakan peninjauan menyeluruh ke setiap bagian, mulai dari anjungan, Pusat Informasi Tempur (PIT), dapur, ruang kesehatan, ruang laundry, ruang mesin, bengkel mesin dan elektronika, ruang rekreasi dan akomodasi prajurit. Pemeriksaan juga mencakup kualifikasi, pendidikan, latihan, latar belakang penugasan, dan penguasaan bahasa dari prajurit Satgas.
Tim COE Inspection juga berkesempatan melaksanakan makan siang bersama dengan para perwira Satgas di Loungeroom. Chief COE Unit Mrs. Mona Manolescu saat menyampaikan hasil pemeriksaan mengatakan, KRI Frans Kaisiepo-368, Heli Panther HS-1306 dan personel pengawaknya telah memenuhi standarisasi penugasan PBB. Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap kebersihan dan kemampuan kapal yang menurutnya seperti kapal baru yang baru keluar dari pabrikan.
Dalam program prioritasnya Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memprioritaskan pemenuhan Alutsista guna mencapai kekuatan yang miliki kesiagaan dan kesiapan tinggi, yang diawaki oleh personel yang profesional dan tangguh.(Fat/Oryza)











