- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
Penuhi Standar PBB, KRI Frans Kasiepo-368 Peroleh Apresiasi COE di Lebanon

Keterangan Gambar : KRI Penuhi Standar PBB, KRI Frans Kasiepo-368 Peroleh Apresiasi COE di Lebanon Inspection. Prestasi ini diperoleh setelah atas terpenuhinya seluruh aspek persyaratan PBB.Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: KRI Penuhi Standar PBB, KRI Frans Kasiepo-368 Peroleh Apresiasi COE di Lebanon Inspection. Prestasi ini diperoleh setelah atas terpenuhinya seluruh aspek persyaratan PBB.
Apresiasi ini diberikan setelah melalui pemeriksaan oleh tim COE baik kapal, heli maupun personel KRI yang dilaksanakan di Dermaga Beirut, Lebanon, baru baru ini.
Kedatangan tim COE Inspection yang terdiri dari Chief COE Unit Mrs. Mona Manolescu, Maritime Operation Staff Officer (MAROPS) PLANSSO Lt. Cdr Cem Gaglayan, Medical Officer Mayor (Kes) Derry Bhakti, dan Hygiene Officer Kapten Dega Widiartha diterima Dansatgas Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh dengan welcome speech. Kemudian dilanjutkan dengan brifeing sebelum melaksanakan inspeksi di masing-masing bagian yang dibutuhkan dalam pemeriksaan.
Baca Lainnya :
- Dukung Destinasi Wisata, Transportasi Laut dan Udara di Bali Terus Ditingkatkan0
- Rakornas Gubernur Se-Indonesia, Menhub: Pemda Berperan Penting Bangun Infrastruktur Transportasi0
- Panglima TNI: Prajurit Harus Membawa Manfaat Bagi Masyarakat0
- Pastikan Kesiapan LRT Jabodebek dan KC Jakarta-Bandung, Kemenhub Gandeng Konsultan Inggris0
- TNI AL Bersinergi Tangkap Komplotan Pencuri 34 Karung Konsentrat Milik Freeport0
COE Inspection meliputi Self Sustainment, Operational Requirement, Medical Requirement, serta kualifikasi dan kompetensi pengawak dari Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL, Tim COE melaksanakan peninjauan menyeluruh ke setiap bagian, mulai dari anjungan, Pusat Informasi Tempur (PIT), dapur, ruang kesehatan, ruang laundry, ruang mesin, bengkel mesin dan elektronika, ruang rekreasi dan akomodasi prajurit. Pemeriksaan juga mencakup kualifikasi, pendidikan, latihan, latar belakang penugasan, dan penguasaan bahasa dari prajurit Satgas.
Tim COE Inspection juga berkesempatan melaksanakan makan siang bersama dengan para perwira Satgas di Loungeroom. Chief COE Unit Mrs. Mona Manolescu saat menyampaikan hasil pemeriksaan mengatakan, KRI Frans Kaisiepo-368, Heli Panther HS-1306 dan personel pengawaknya telah memenuhi standarisasi penugasan PBB. Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap kebersihan dan kemampuan kapal yang menurutnya seperti kapal baru yang baru keluar dari pabrikan.
Dalam program prioritasnya Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memprioritaskan pemenuhan Alutsista guna mencapai kekuatan yang miliki kesiagaan dan kesiapan tinggi, yang diawaki oleh personel yang profesional dan tangguh.(Fat/Oryza)











