- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Pemuda Menyelam Hilang di Perairan Kutampi Nusa Penida, Prajurit TNI AL Turun Tangan

Keterangan Gambar : Prajurit Pos TNI AL (Posal) Nusa Penida bersama Tim SAR dan pihak terkait melakukan pencarian Rizki, pemuda yang hilang saat menyelam. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: Seorang pemuda, Rizki Ardiansyah (29) hilang saat menyelam di perairan Pantai Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (14/10/2025).
Sejumlah rekannya sudah berupaya melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan. Prajurit Pos TNI AL (Posal) Nusa Penida bersama Tim SAR dan pihak terkait terjun langsung melakukan pencarian Rizki.
Korban yang diketahui bekerja sebagai mekanik di sebuah beach club (ESA-G Bar) dilaporkan menyelam sendiri pada Senin sore (13/10) dengan perlengkapan menyelam minim. Informasinya, ia hanya mengenakan celana pendek, tabung gas, alat tembakan ikan dan pemberat tanpa menggunakan alat pelindung lainnya.
Baca Lainnya :
- Dukung MHT Award 2025, KSO TPK Koja Dapat Apresiasi Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo0
- KM Anugrah Indah-18 Terbakar di Perairan Sumbawa, 1 ABK Tewas Dievakusi Tim SAR Gabungan0
- 15 Calon Anggota Komisi Informasi DKI Jakarta Lolos ke Tahap Uji Kelayakan, Ini Daftarnya0
- Tekan Angka Kecelakaan Laut, TNI AL Gelar Pelatihan Sea Survival0
- Keterbukaan Informasi BUMD DKI Jakarta Bukan Cuma Wajib, Harus Jadi Budaya Korporasi0
Setelah lebih dari 15 menit tidak muncul ke permukaan, rekan-rekannya mulai melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil.
Posal dan Pos SAR Nusa Penida menerima laporan resmi pada Selasa pagi (14/10) dan segera menerjunkan prajurit Posal Nusa Penida bersama Kepala Pos SAR ke lokasi untuk berkoordinasi dan mengumpulkan informasi dari pihak manajemen dan saksi mata.
Pada siang harinya, pencarian di laut dimulai dengan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas dan penyelaman bawah laut. Prajurit Posal Nusa Penida turut terlibat langsung dalam upaya penyisiran area bawah laut bersama tim SAR. Hingga pencarian hari pertama dihentikan sementara, korban belum juga ditemukan.
Danposal Nusa Penida Lettu Laut (E) I Ketut Yasa menyatakan bahwa upaya pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan. “Kami bersinergi dengan Basarnas dan pihak terkait lainnya untuk mengupayakan pencarian maksimal. Keselamatan dan kecepatan adalah prioritas kami,” tegas Danposal Nusa Penida.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI AL di tengah masyarakat khususnya dalam kondisi kedaruratan, selaras dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/oryza)











