- Tim QR Kodaeral I Bongkar Dugaan Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Deli Serdang
- Tugboat Bawa Ribuan Kubik Kayu Log Diamankan TNI AL di Perairan Utara Pulau Buru
- Operasi Amfibi Keris Woomera 2026, Marinir Gempur Pantai Panongan
- Pelayaran Misi Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Solomon
- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-100
- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
Pelindo Terminal Petikemas Gandeng Perusahaan Swasta Kelola Pelabuhan Tanjung Priok

Keterangan Gambar : Terminal petikemas yang dkelola Pelindo. Foto: dok. SPTP
Indonesiamaritimenewa.com (IMN),SURABAYA: Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melakukan kerjasama pengelolaan sebagian area terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok bersama Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT Tangguh Samudera Jaya.
Area yang dikerjasamakan meliputi dermaga 303-305 sepanjang 425 meter dan lapangan penumpukan peti kemas seluas 4,5 hektar. Kerjasama antara SPTP dengan perusahaan swasta PBM Tangguh Samudera Jaya dilakukan dengan pola bangun guna serah (build operate transfer/BOT) dengan jangka waktu selama 25 tahun.
Baca Lainnya :
- Ajang GPF Award 2024 2 Green Port of The Year Diraih Terminal Teluk Lamong 0
- Pelindo Berbagi Ramadhan, Terminal Teluk Lamong Tebar 2.800 Paket Sembako0
- Turun dari Kapal, Ratusan Penumpang Serbu Bus Mudik Gratis Pelindo Terminal Petikemas0
- Terminal Petikemas Surabaya Komitmen Wujudkan Pelabuhan Bebas Pungli0
- Pelindo Petikemas Setor Rp1,51 T Kepada Negara, Ini Rinciannya0
OPTIMALISASI KEGIATAN
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan kerjasama dengan PBM Tangguh Samudera Jaya dimaksudkan untuk optimalisasi kegiatan pelayanan bongkar muat di area dermaga 303-305.
Nantinya, pihak PBM Tangguh Samudera Jaya diwajibkan untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh SPTP. Baik dari segi pelayanan operasional maupun penyediaan alat bongkar muat di area yang dikerjasamakan dan hal-hal lainnya yang berkaitan.
“Pihak mitra akan melakukan investasi di area yang dikerjasamakan berupa peralatan bongkar muat untuk menunjang kegiatan operasional,” ungkap Widyaswendra, Selasa (30/4/2024).
Lebih lanjut, dalam kerja sama tersebut SPTP juga mengatur jumlah minimum arus peti kemas dan tingkat kesiapan peralatan operasional hingga 90 persen. Widyaswendra mengatakan penetapan PBM PT Tangguh Samudera Jaya sebagai mitra kerjasama dilakukan secara terbuka. Pihaknya 0telah melakukan pengumuman di media massa dan melalui serangkaian tahapan seleksi sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
“Harapan kami dengan kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan para pengguna jasa,” ungkapnya.
Direktur Utama PT PBM Tangguh Samudera Jaya, Firman Kartasasmita mengatakan dalam masa kerjasama dengan SPTP pihaknya akan melakukan investasi peralatan bongkar muat. Alat tersebut berupa 4 unit quay container crane/QCC (alat bongkar muat peti kemas di dermaga) dan 8 unit rubber tyred gantry crane/RTG (alat bongkar muat peti kemas di lapangan penumpukan.
“Kami akan memastikan semua hal yang diatur dalam perjanjian kerjasama dapat kami penuhi, mulai dari investasi hingga pemeliharaan objek yang dikerjasamakan hingga berakhirnya masa kontrak sesuai jangka waktu yang telah ditentukan,” tandas Firman. (Riz/Oryza)











