- Bareskrim Polri Hentikan Sepak Terjang 4 WN China Kasus Tambang Ilegal di Papua, Pelaku Diringkus
- KRI Bima Suci Sandar di Shanghai China, Taruna AAL dan Genderang Suling Bakal Unjuk Kebolehan
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP
- ASDP Gandeng Pemprov Aceh Buka Lintasan Jakarta-Malahayati, Perkuat Jalur Logistik Wilayah Barat
- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
Pelindo Tanjung Priok Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera
Pray For Sumatera

Keterangan Gambar : Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran beserta jajaran, Dirut PT Pelni Tri Andayani beserta jajaran, Direktur Komersial Pelindo Drajat Sulistyo, melepas kapal KM Egon yang membawa pasukan Polri, 75 kendaraan dan bantuan logistik menuju daerah terdampak bencana di Sumatera, Selasa (16/12/2025) malam. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Regional 2 Tanjung Priok mendukung penuh pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana banjir di Pulau Sumatera.
Kegiatan pengiriman dilaksanakan dari Terminal Penumpang Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa malam (16/12/2025). Pengangkutan menggunakan Kapal Motor (KM) Egon milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang difungsikan untuk membawa personel Polri, kendaraan, serta logistik pendukung penanganan bencana.
Sebelum kapal berlayar, dilaksanakan apel yang dipimpin oleh Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran. Hadir pula Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani.
Executive General Manager PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menyampaikan bahwa Pelindo memastikan kesiapan fasilitas dan layanan kepelabuhanan guna mendukung kelancaran pengiriman bantuan tersebut.
Baca Lainnya :
- Polri dan Pelni Kirim Pasukan Terlatih, 75 Kendaraan dan Bantuan Logistik ke Sumatera0
- Polri Kembali Salurkan 2,1 Ton Bantuan Logistik ke Aceh Tengah0
- Jaga Pasokan LPG di Daerah Bencana, ASDP Kerahkan KMP Aceh Hebat20
- Obati Duka Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang, Tim Trauma Healing TNI AL Gelar Fun Game0
- Garda Terdepan, Prajurit TNI AL Terjun Langsung Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh0
“Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berkomitmen memberikan pelayanan optimal dalam mendukung misi kemanusiaan ini, melalui pengaturan sandar kapal, kelancaran proses embarkasi, serta pengelolaan pemuatan kendaraan dan logistik agar dapat diberangkatkan secara aman dan tepat waktu,” ujar Yandri.
Dukungan ini sejalan dengan peran Pelindo sebagai pengelola simpul logistik nasional yang memiliki tanggung jawab menjaga kelancaran arus distribusi, khususnya pada kondisi darurat kebencanaan.
Direktur Komersial PT Pelindo (Persero), Drajat Sulistyo, menegaskan bahwa pelabuhan memiliki fungsi strategis dalam memastikan mobilisasi bantuan dapat dilakukan secara efektif. Hal senada juga dikatakan oleh Executive Director 2 Regional 2 PT Pelindo, Budi Prasetyo.
Budi menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarinstansi, termasuk Polri, PT Pelni, dan Pelindo, agar pengiriman bantuan dalam skala besar dapat berlangsung secara efisien, terkoordinasi, dan aman.
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Aman Nusa II yang disandingkan dengan Operasi Lilin 2025. Sebanyak 273 personel Polri diberangkatkan bersama 75 unit kendaraan serta berbagai perlengkapan logistik pendukung penanganan bencana, yang akan disalurkan ke Pelabuhan Belawan (Medan), Pelabuhan Lhokseumawe (Aceh), dan Pelabuhan Teluk Bayur (Padang).
Personel Polri yang tergabung dalam misi ini akan bersinergi dengan TNI, BNPB, dan unsur terkait lainnya guna memastikan kehadiran negara dalam memberikan bantuan yang cepat, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
Seperti diketahui, wilayah Provinsi Aceh bersama wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat dilanda banjir bandang pada 22-25 November 2025. Bencana alam ini mengakibatkan 950 lebih warga meninggal dunia, ratusan lainnya hilang serta kerusakan infrastruktur. (Arry/Mar)











