- Mau Selundupkan 780 Kg Sisik Trenggiling, Kapal Vietnam Disergap Patroli TNI AL
- PELNI Sukses Layani 652 Ribu Penumpang Angkutan Lebaran 2026, Lampaui Target
- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
Pantau Keamanan KTT G20, 17 Titik CCTV Dipasang di Pelabuhan di Banyuwangi

Keterangan Gambar : Pengamanan menuju Pelabuhan Ketapang, tim gabungan melakukan pemeriksaan. Foto: dok Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA : Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua Bali pada 15-16 November 2022 tinggal menghitung hari. Keamanan menjadi faktor utama yang harus dijamin pemerintah Indonesia. Untuk meantau keamanan di sekitar pelabuhan, 17 titik kamera pengawas atau CCTV kini telah dipasang sejumlah pelabuhan di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kamera pemantau atau CCTV (Closed Circuit Television) tersebar di beberapa titik di antaranya Pelabuhan Rakyat, Pelabuhan Penyeberangan Ketapang dan Pelabuhan Tanjung Wangi.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa mengatakan, Banyuwangi merupakan pintu masuk utama dari Jawa menuju Bali.
Baca Lainnya :
- JAX Service Diluncurkan, Kapal Raksasa Jakarta-Amerika Sandar di JICT Tanjung Priok0
- 12 Kapal Perang TNI AL Siaga di KTT G20 di Bali, Amankan Titik VVIP2
- Catat! Ini Wilayah Perairan Berpotensi Gelombang Tinggi, Nelayan & Masyarakat Pesisir Harus Waspada0
- Kabur dari Lapas Cipinang, Napi Bokir Diultimatum Segera Menyerah 0
- TNI AL dan KPLP Kemenhub Lakukan Evakuasi dan Pengamanan Alur Pelayaran0
"Kamera pengawas kami pasang untuk memastikan keamanan dan kelancaran G20 di Bali. Terutama di pelabuhan yang ada di Banyuwangi," ungkap Deddy kepada wartawan, Selasa (1/11/2022).
CCTV tersebut memantau pergerakan orang dan barang, baik sebelum hingga KTT G20 di Bali selesai.
"Karena dikhawatirkan, saat menjelang maupun ketika pelaksanaan KTT G20 dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk menyeberang ke Bali,” kata Deddy.
Pelabuhan rakyat juga dipasang kamera pengawas. Sebab, Pelabuhan Ketapang diperketat, sehingga dikhawatirkan pelabuhan rakyat digunakan sebagai perlintasan menyeberang ke Bali.
Namun hanya beberapa kamera pengawas saja yang dipasang di pelabuhan rakyat. CCTV lebih banyak dipasang di area Pelabuhan ASDP Ketapang dan Pelabuhan Tanjung Wangi. Dalam mendukung kesuksesan KTT G20 ini, Polresta Banyuwangi hanya sebagai pengamanan penyeimbang. Sedangkan pengamanan terpusat ada di Bali.
Polresta Banyuwangi menurunkan 380 personel kepolisian dalam pengamanan imbangan KTT G20 ini, didukung 1 SSK personel Sabhara Polda Jatim dan Satuan Setingkat Peleton Brimob. Para pesrsonel disebar di sejumlah titik pelabuhan di Banyuwangi bersama personel TNI
Catatan indeonesiamaritimenews.com, sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan, ada 18.030 personel yang dikerahkan guna mengamankan titik VVIP kepala negara partisipan G20.
Dari total jumlah tersebut, terdapat 3.200 personel Polri, 492 personel dari institusi lain, dan yang lainnya prajurit TNI. Selain itu juga dibentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mencakup Satgas VVIP, Satgas Laut, dan Satgas Udara. (Arry/Oryza)











