- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
OP Tanjung Priok Siagakan 14 Kapal, Posko Angkutan Lebaran 2023 Siap Layani Pemudik

Keterangan Gambar : Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (Ka OP) Tanjung Priok, Ir Subagiyo MT dalam acara Publik Expose Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, yang digelar Rabu (5/4/2023) sore di Jakarta.
Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok melakukan berbagai persiapan menghadapi mudik Lebaran 2023. Sebanyak 14 kapal laut disiapkan dengan total kapasitas 16.594 orang.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (Ka OP) Tanjung Priok, Ir Subagiyo MT dalam
acara Publik Expose Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, yang digelar Rabu (5/4/2023) sore di Jakarta.
Dijelaskan Ka OP Subagiyo, terkait Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 / 1444 Hijriyah, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dengan mengadakan rapat bersama instansi pemerintah dan stakeholders terkait di lingkungan
Pelabuhan Tanjung Priok.
Baca Lainnya :
- Pelindo Berbagi Ramadhan, SPMT Group Tebar Ribuan Sembako dan Santuni Anak Yatim0
- 2 Tahun 4 Bulan Pimpin Polda Metro Jaya, Irjen Fadil Imron Dilepas dengan Teriakan: Sukses Jenderal!0
- Prediksi BMKG, ini Wilayah Berpotensi Hujan Deras dan Badai 0
- Dirut Pelindo: 63 Terminal Penumpang dan Roro Siap Layani Mudik Lebaran 20230
- Kesiapan Arus Mudik Lebaran, ini Paparan Menteri Lintas Sektoral di Depan Anggota DPR 0
"Kami juga membuka Posko Angkutan Lebaran Tahun 2023 mulai tanggal 07 April 2023 sampai dengan 8 Mei 2023. Kami memprediksi jumlah penumpang pada tahun 2023 akan mengalami kenaikan 130% dari jumlah pemudik pada 2022” lanjut Subagiyo.
“Dalam Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 kami menyediakan 14 armada kapal laut dengan total kapasitas 16.594 orang. Armada tersebut terdiri dari 9 kapal dari PT Pelni dan 5 kapal dari perusahaan elayaran swasta,” sambung Subagiyo.
SAMPAIKAN 3 POIN
Subagyo memaparkan beberapa poin yaitu mengenai National Logistic Ecosystem (NLE), Indonesia National Single Window (INSW), Limbah, Tarif Kepelabuhan, selain juga persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2023.
“Dalam hal limbah, kami telah melakukan langkah perubahan yaitu 2018 terbit Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut, 2019 terbit Peraturan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang berisi SOP pengelolaan limbah di Pelabuhan Tanjung Priok," ungkap Subagyo.
Hingga tahun 2022, sambung Subagyo, pihaknya telah melaksanakan
Komitmen bersama tentang rencana investigasi terpadu berbasis digitalisasi dan berwawasan lingkungan. Sedangkan tahun 2023 ini sedang melakukan inovasi dengan menerapkan sistem monitoring pengendalian limbah B3 operasional pelabuhan atau darat.
“Kedua, untuk Tarif di Pelabuhan Tanjung Priok, kami mengacu pada Peraturan Menteri (PM) nomor 72 tahun 2017 tentang jenis tarif kegiatan pengusahaan di pelabuhan. Ada 2 jenis tarif yaitu jenis tarif pelayanan jasa kepelabuhanan dan jenis tarif pelayanan jasa terkait dengan kepelabuhanan” urai mantan Direktur Kepelabuhanan inj.
Sedangkan mengenai penataan Ekosistem Logistik Nasional (NLE), lanjut Subagyo, pihaknya telah melakukan beberapa inovasi layanan.
Inovasi layanan tersebut di antaranya Inaportnet, Single SubMission (SSm) Pengangkut dan Single Billing, Sistem Monitoring (SIMON) TKBM, Single Truck Identification Data (STID) dan Driver Identification Data (DID), serta Terminal
Booking System (TBS).
“Pada saat ini melalui Lembaga Nasional Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan sedang dilakukan proses integrasi beberapa layanan antar Instansi Pemerintah di Pelabuhan Tanjung Priok," jelasnya.
Proses integrasi ini dikoordinasikan oleh LNSW dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Melalui SSm Pengangkut, dilakukan integrasi layanan kedatangan kapal yang meliputi layanan Kantor Otoritas Pelabuhan, layanan
Kantor Kesyahbandaran, layanan Kantor Bea Cukai, layanan Kantor Kesehatan Pelabuhan dan layanan Imigrasi. Posisi saat ini adalah tahap piloting untuk 1 (satu) siklus dan single billing.
“Terakhir, terkait Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 / 1444 Hijriyah, kami telah melakukan persiapan," tandas Subagyo. Menghadapi arus mudik Lebaran 2023 ini, OP Tanjung Priok selain membuka Posko Angkutan Lebaran juga menyiapkan 14 kapal bagi pemudik. Dia berharap mudik Lebaran berjalan aman dan ancar. (Arry/Oryza)











