Breaking News
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
- Tim Layar Kodaeral IV Berjaya di Kejurnas Series II, Sabet Lima Medali
Naik Bus Gratis, Ribuan Pemudik Dilepas Kapolri di GBK Senayan

Keterangan Gambar : Ribuan pemudik kloter terakhir, dilepas oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, hadir juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Foto Ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN)JAKARTA: Ribuan pemudik kloter terakhir, dilepas oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jumat (29/4/ 2022). Ada sekitar 200 pemudik diberangkatkan dengan tujuan Jawa Tengah, Barat dan Timur.
Sebelumnya, rombongan mudik gratis sudah berangkat pada 26 dan 27 April lalu. Selain Kapolri, hadir juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan pejabat lainnya.
Kapolri mengatakan kegiatan mudik gratis ini bertujuan meminimalisir angka kecelakaan. "Jumlah pemudik saat ini 11 ribu lebih. Prediksi arus mudik tahun ini memang dilihat ada peningkatan khususnya dibanding 2020 dan 2021," kata Kapolri.
Listyo mengatakan kondisi pandemi Covid-19 relatif bisa dikendalikan, dengan angka positivity rate 0,58 dan angka harian saat ini 300 sampai 600 per hari. Polri berupaya meminimalisir lonjakan kendaraan pemudik dengan menyelenggarakan program.mudik gratis.
"Menhub sampaikan ada 83 juta atau 85 juta orang yang akan mudik, di mana 23 juta pemudik pakai kendaraan mobil dan 17 juta sepeda motor," kata Listyo.
Kapolri mengatakan, pihaknya telah meminta masyarakat agar mudik jauh hari. "Terima kasih kepada masyarakat yang mudik lebih dahulu memang sudah ada pergerakan masyarakat dari H-10," ungkapnya.
Menurut Listyo, pemudik yang ikut program mudik gratis ini telah mengurangi beban jalan. Mudik dengan kendaraan pribadi tentu mengakibatkan menambah beban di jalanan.
Peserta mudik gratis Polri ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pedagang, ASN, driver Ojol, pelajar hingga mahasiswa. Kepada para pengemudi, Kapolri berpesan agar betul-betul menjaga keselamatan.
"Jangan terlalu mengebut karena rombongan besar jadi pengawalan diatur baik agar kecepatan disesuaikan jadi saat one way dibuka jangan kecepatan ditambah," kata mantan Kapolda Banten ini.
Sedangkan kepada para pemudik, Kapolri berpesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan selama di perjalanan sehingga selamat sampai di tujuan. ( Arry/Oriz)
Write a Facebook Comment











