- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Lagi, 3 Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, Total 15 Orang Tewas

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL bersama Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANYUWANGI: Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi 3 jenazah korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan mengambang di laut. Total korban yang meninggal dunia kini mencapai 15 orang.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno, mengatakan ketiga jenazah teraebut ditemukan di lokasi berbeda.
Baca Lainnya :
- Heroik, Prajurit TNI AL Selamatkan KM Laborar di Tengah Arus Deras Perairan Tual Maluku0
- Tongkat Estafet Pimpinan PPAL Berpindah ke Yudo Margono0
- H+5 Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, 3 Jenazah Ditemukan, Menhub: Pencarian Diperluas0
- Sukses, Pelindo Uji Coba Alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, KMP Pulo Tello Berhasil Masuk Dermaga0
- Hari ke-4 Operasi SAR, Kapal Perang TNI AL Temukan Jasad Korban KMP Tunu Pratama Jaya0
"Tidak mudah untuk mengevakuasi tiga jenazah itu, tantangan utamanya kondisi cuaca buruk di perairan Selat Bali," kata R Eko Suyatno, yang juga menjabat sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Kamis (10/7/2025).
Jenazah pertama ditemukan pada Rabu sore, pukul 16.23 WIB di sekitar perairan Pantai Perpat, Sembulungan, Banyuwangi. Menurut R Eko, evakuasi terkendala cuaca buruk sehingga berlangsung cukup lama. Evakuasi baru tuntas sekitar pukul 22.30 WIB. Tim SAR membawa jenazah korban ke Pantai Satelit Muncar.
Beberapa jam kemudian, Kamis (10/7) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB tim menerima informasi penemuan jenazah di sekitar Pantai Plengkung. Tim SRU darat dari kepolisian bersama warga setempat segera melakukan evakuasi.
Di tempat terpisah, seorang nelayan melaporkan ia melihat jenazah terapung di perairan Pantai Perancak, Bali, sekitar pukul 03.00 WITA. Di tengah cuaca ekstrem gelombang tinggi dan angin kencang, sekitar pukul 08.55 WITA jenazah akhirnya berhasil dievakuasi ke Pantai Pebuahan.
Ketiga jenazah dibawa ke RSUD Blambangan, untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Sidokkes Polresta Banyuwangi dan Biddokkes Polda Jatim.
Dengan ditemukannya 3 jenazah tersebut, sudah 45 orang korban KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemujan. Rinciannya, 30 orang ditemukan selamat dan 15 lainnya meninggal dunia. Berdasarkan data yang menyebutkan kapal tersebut membawa 65 orang, makan masih 20 orang lagi belum ditemukan.
Dijelaskan R Eko, pencarian akan difokuskan di 11 sektor laut bagian selatan Selat Bali dengan mengerahkan kapal-kapal besar. Kendala utama adalah cuaca. Angin kencang 6-25 knot, gelombang setinggi 2,5-4 meter, serta arus permukaan laut yang mencapai 3 m menjadi tantangan sendiri bagi Tim SAR.
Operasi pencarian masih terus dilanjutkan untuk menemukan sisa korban lainnya. Selain melalui laut, upaya pencarian juga dilakukan di sepanjang pesisir pantai baik di wilayah perairan Banyuwangi maupun Bali. Operasi pencarian melibatkan personel dari TNI, Polri, relawan, serta masyarakat nelayan.
Seperti diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya yang membawa 65 orang dan 22 kendaraan, tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) tengah malam. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. (Riz/Oryza)











