- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Perkuat Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
KRI Spica-934 dan Kapal Australia HMAS Leeuwin A-245 Gelar Ship Visit Exchange di Kupang

Keterangan Gambar : Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KUPANG: Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini bagian dari Harbour Phase Latihan Bersama Coordinated Hydrographic Survey Exercise (CHSE) 2025. Kegiatan ini dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral dan diplomasi maritim antara TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN).
Dalam siaran resmi Dinas Penerangan TNI AL dijelaskan, pertukaran kunjungan ini diikuti oleh seluruh personel, mulai dari Komandan kapal hingga prajurit tingkat bawah. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan personel kedua Angkatan Laut melalui interaksi langsung, pertukaran pengalaman, serta pemahaman terhadap sistem dan budaya kerja masing-masing.
Baca Lainnya :
- Tiga Hari Kunjungi Indonesia, Kapal AL Singapura MV Mentor Dilepas Kodaeral III: Selamat Jalan..0
- KRI Bung Hatta-370 dan Pesawat Udara Casa U-6206 Kerja Sama Taktis di Perbatasan Indonesia-Malaysia0
- Tanam Pohon dan Berbagi Sembako, Aksi Sosial Pasmar 2 di HUT ke-80 Korps Marinir0
- 10.000 Benih Ikan Lele Ditebar Prajurit Koderal XII, Dukung Ketahanan Pangan0
- Kasal Terima Kunjungan Delegasi Adviser To The President Of Russian Federation0
Sebelumnya, kedua kapal telah melaksanakan Sea Phase di sekitar Laut Timor, meliputi berbagai latihan hidrografi seperti MBES, SBES, SSS, CTD, Tide Gauge, Meteorology, dan Seabed Sampling Exercise, serta latihan taktis seperti Tactical Manoeuvre, Flaghoist, dan Damage Control Exercise.
Melalui kegiatan ini, TNI AL dan RAN menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan interoperabilitas, memperkuat profesionalisme, serta memperdalam kerja sama di bidang survei hidrografi dan keselamatan navigasi maritim.
Kehadiran KRI Spica dan HMAS Leeuwin di Kupang menjadi wujud nyata kontribusi kedua Angkatan Laut dalam mendukung stabilitas keamanan dan perdamaian di kawasan perbatasan Indonesia–Australia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa keberhasilan ini sesuai dengan visi profesionalisme prajurit TNI AL dalam melaksanakan operasi kemananan laut, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan keamanan maritim di kawasan Asia Pasifik. (Bow/Mar)











