- Diskon Tiket PELNI Dongkrak Mobilitas Warga, Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
- Satgas Yonif 2 Marinir TNI AL Borong Hasil Bumi Mama-mama Papua
- AHY Percepat Transformasi Bali Maritime Turism Hub Jadi Gerbang Wisata Bahari Internasional
- Laba Pelindo Semester I 2026 Tumbuh 60 %, Transformasi Diperkuat Danantara
- Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo di Pesisir Indramayu Tembus 958 Kg, Peluang Raup Cuan
- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
KRI Spica-934 dan Kapal Australia HMAS Leeuwin A-245 Gelar Ship Visit Exchange di Kupang

Keterangan Gambar : Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KUPANG: Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini bagian dari Harbour Phase Latihan Bersama Coordinated Hydrographic Survey Exercise (CHSE) 2025. Kegiatan ini dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral dan diplomasi maritim antara TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN).
Dalam siaran resmi Dinas Penerangan TNI AL dijelaskan, pertukaran kunjungan ini diikuti oleh seluruh personel, mulai dari Komandan kapal hingga prajurit tingkat bawah. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan personel kedua Angkatan Laut melalui interaksi langsung, pertukaran pengalaman, serta pemahaman terhadap sistem dan budaya kerja masing-masing.
Baca Lainnya :
- Tiga Hari Kunjungi Indonesia, Kapal AL Singapura MV Mentor Dilepas Kodaeral III: Selamat Jalan..0
- KRI Bung Hatta-370 dan Pesawat Udara Casa U-6206 Kerja Sama Taktis di Perbatasan Indonesia-Malaysia0
- Tanam Pohon dan Berbagi Sembako, Aksi Sosial Pasmar 2 di HUT ke-80 Korps Marinir0
- 10.000 Benih Ikan Lele Ditebar Prajurit Koderal XII, Dukung Ketahanan Pangan0
- Kasal Terima Kunjungan Delegasi Adviser To The President Of Russian Federation0
Sebelumnya, kedua kapal telah melaksanakan Sea Phase di sekitar Laut Timor, meliputi berbagai latihan hidrografi seperti MBES, SBES, SSS, CTD, Tide Gauge, Meteorology, dan Seabed Sampling Exercise, serta latihan taktis seperti Tactical Manoeuvre, Flaghoist, dan Damage Control Exercise.
Melalui kegiatan ini, TNI AL dan RAN menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan interoperabilitas, memperkuat profesionalisme, serta memperdalam kerja sama di bidang survei hidrografi dan keselamatan navigasi maritim.
Kehadiran KRI Spica dan HMAS Leeuwin di Kupang menjadi wujud nyata kontribusi kedua Angkatan Laut dalam mendukung stabilitas keamanan dan perdamaian di kawasan perbatasan Indonesia–Australia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa keberhasilan ini sesuai dengan visi profesionalisme prajurit TNI AL dalam melaksanakan operasi kemananan laut, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan keamanan maritim di kawasan Asia Pasifik. (Bow/Mar)











