- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif
- Kemenhub-Pemprov Papua Kembangkan Pelabuhan Korido, Perkuat Konektivitas 3TP dan Kedaulatan Maritim
- Inovasi Layanan Publik Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026
- Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Sesuai Best Practice dan Berkualitas Ekspor
- Kapal Perang TNI AL dan Pakistan Navy Manuver di Laut Jawa, Kerahkan Pasukan Tempur
- Panen Raya Udang Kebumen 1 Hektar 40 Ton, Presiden Prabowo: Luar Biasa
- Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Nomor Satu di Dunia
- Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi
- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU

Keterangan Gambar : Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban menandatangani MoU dengan Port and Harbor Bureau, Yokohama City, Jepang. MoU ditandatangani oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Muhammad Arief Agustian, dan Director General Port and Harbor Bureau Yokohama City, Yasuhiro Shinbo. Foto: KSOP Pantimban
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JEPANG: Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Port and Harbor Bureau, Yokohama City.
Penandatanganan MoU ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama di bidang kepelabuhanan. Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Yokohama Industrial Trade Center Building, Jepang, dan difasilitasi oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) pada Jumat (27/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kolaborasi Indonesia–Jepang dalam pengembangan pelabuhan yang efisien, modern, dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar0
- Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Layani Arus Mudik Lebaran 2026: Aman, Nyaman, Toilet Bersih0
- Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare0
- Rakor Lintas Sektoral, Pelindo Pastikan Kelancaran Kendaraan dan Logistik Pasca Idulfitri 20260
- Pantau Arus Mudik Lebaran 2026, Kapal TNI AL Patroli Pengamanan di Selat Bali0
MoU ditandatangani oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Muhammad Arief Agustian, dan Director General Port and Harbor Bureau Yokohama City, Yasuhiro Shinbo. Acara ini disaksikan oleh Direktur Utama PT Pelabuhan Patimban Internasional, Fuad Rizal;
President Yokohama Kawasaki International Port Corporation (YKIP), Takuji Nakai; dan President Yokohama Port Corporation (YPC), Hisataka Uematsu.
Nota Kesepahaman ini menjadi landasan kerja sama jangka panjang yang mencakup berbagai aspek strategis, antara lain promosi perdagangan dan kerja sama maritim, optimalisasi pengelolaan serta operasional pelabuhan, pengembangan sumber daya manusia, hingga implementasi konsep pelabuhan ramah lingkungan (green port initiative).
Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Muhammad Arief Agustian, berharap kerja sama ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai pelabuhan bertaraf internasional.
“Kami berharap Pelabuhan Patimban dapat terus berkembang sebagai pelabuhan bertaraf internasional dengan memanfaatkan pengalaman dan praktik terbaik dari Pelabuhan Yokohama, yang memiliki sejarah panjang serta peran strategis dalam jaringan logistik global,” ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2026).
Ia yakin bahwa sinergi ini akan mendorong peningkatan kinerja pelabuhan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik, sekaligus memperkuat konektivitas logistik antara Indonesia dan Jepang.
“Melalui kerja sama ini, Pelabuhan Patimban diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pelabuhan internasional yang kompetitif, serta turut mendukung efisiensi sistem logistik nasional dan pengembangan jaringan logistik global yang lebih terintegrasi,” pungkas Arief. (Arry/Mar)











