Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare

By Indonesia Maritime News 31 Mar 2026, 20:03:21 WIB Pelabuhan
Bantu Pelindo Cegah Macet di Priok, Pemprov DKI Pinjamkan Lahan Parkir Truk Kontainer 5 Hektare

Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Diskominfo DKI



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah antisipasi mencegah kemacetan di Tanjung Priok, Jakarta Utara pasca-Lebaran 2026. Pemprov menyiapkan lahan 5 hektare buat parkir truk kontainer.

Kebijakan ini diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/3/2026). Sebelumnya Pemprov DKI sudah berkoordinasi dengan Pelindo membahas solusi kemacetan.

Pramono mengatakan, langkah ini dilakukan agar kendaraan tidak menumpuk di badan jalan, sehingga arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pasca-Lebaran Idulfitri 2026 berjalan lancar.

Baca Lainnya :

"Kami memberikan ruang kepada Pelindo kurang lebih 5 hektare di Terminal Tanah Merdeka untuk tempat parkirnya," ujar Pramono. Lahan tersebut menurut Pramono difungsikan sebagai buffer area atau kawasan penyangga yang mampu menampung sekitar 200 kendaraan kontainer. 

Truk kontainer sebelumnya kerap menumpuk di sekitar pelabuhan akibat meningkatnya aktivitas bongkar muat usai Lebaran. Tahun lalu, kondisi itu memicu kemacetan parah hingga mengular ke berbagai titik di Jakarta Utara.

"Kami bekerja sama dan Pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang kepada Pelindo kurang lebih 5 hektare di Terminal Tanah Merdeka untuk tempat parkirnya supaya tidak seperti yang lalu," jelas Pramono.

Ia mengingatkan kemacetan seusai Lebaran tahun 2025 menjadi pelajaran penting bagi Pemprov DKI. "Ada kenaikan aktivitas di pelabuhan sementara tempat parkirnya tidak ada dan kemudian menyebabkan kemacetan horor seperti tahun yang lalu," ungkap Pramono.

Pemprov DKI dan Pelindo telah melakukan koordinasi jauh hari sebelum Lebaran tahun ini. Dia berharap aktivitas bongkar muat di pelabuhan bisa berjalan lancar.

"Alhamdulillah sampai hari ini, sampai sekarang ini setelah Lebaran Idulfitri, aktivitas di Tanjung Priok berjalan dengan baik dan normal," sambung Pramono.


Pemprov DKI menggratiskan retribusi penggunaan lahan tersebut selama satu minggu, terhitung mulai 30 Maret 2026. Sedangkan estimasi pembebasan retribusi selama masa tersebut sebesar Rp150-200 juta.

"Kami juga menggratiskan kepada Pelindo karena memang biaya kalau kemudian harus ada kemacetan yang seperti tahun lalu itu cost-nya terlalu tinggi sekali," kata dia.

Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang membantu kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik lebaran.

"Alhamdulillah pelaksanaan mudik Lebaran, mudik ke Jakarta dan berbagai aktivitas yang ada di Jakarta sampai dengan hari ini berjalan dengan baik dan lancar," tandas Pramono. (Riz/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook