- KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub dan ASDP Pastikan Pelabuhan Merak Tetap Normal
- Kemenhub dan Jasa Raharja Pastikan Hak Penumpang KMP Batumandi Pascakebakaran di Perairan Merak
- Kejati dan Pelindo Regional 2 Bengkulu MoU, Fondasi Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan
- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
Disambut Kodaeral III, 3 Kapal Perang Rusia Merapat di Tanjung Priok, Ada Apa ?

Keterangan Gambar : Tiga kapal perang Rusia yakni: korvet RFS Gromky, kapal selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky, serta kapal tunda samudera Andrey Stefanov bersandar di Tanjung Priok, Minggu (29/3/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Tiga kapal perang Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN) merapat di Dermaga IKT ex-Presiden, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (29/3/2026).
Kedatangan tiga kapal perang tersebut disambut oleh Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III. Hal ini mencerminkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia kian diperkuat melalui diplomasi maritim yang konkret.
Mewakili Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M., Wakil Komandan Kodaeral III Brigjen TNI (Mar) Dian Suryansyah hadir langsung dalam prosesi penyambutan tersebut.
Baca Lainnya :
- Diserang Israel, Anggota TNI Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon0
- Presiden Prabowo Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang0
- Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Presiden Prabowo Sampaikan Surat Dukacita0
- Presiden Prabowo Dikawal F-16 AU Yordania, Disambut Putra Mahkota Kerajaan0
- Presiden Trump Puji Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh & Dihormati Dunia: Saya Tidak Ingin Berhadapan0
Tiga kapal perang Rusia yang bersandar yakni: korvet RFS Gromky, kapal selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky, serta kapal tunda samudera Andrey Stefanov.
Kedatangan gugus tugas ini turut dihadiri Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Mr. Sergei Gennadievich Tolchenov, serta Deputy Commander of the Troops and Forces in the North-East of Russia, Navy Pacific Fleet, Rear Admiral Evgenii Myasoedov yang berada di atas kapal RFS Gromky.
Dalam suasana penuh keakraban, Wadan Kodaeral III Brigjen TNI (Mar) Dian Suryansyah mengalungkan syal manik khas Kalimantan kepada Rear Admiral Evgenii Myasoedov sebagai simbol persaudaraan. Tradisi tersebut dibalas oleh pihak Rusia melalui prosesi “Karavai”, yakni penyerahan roti dan garam sebagai lambang keramahan bagi tamu kehormatan.
Nuansa budaya Indonesia turut mewarnai penyambutan melalui penampilan tari Betawi yang memukau, memberikan kesan mendalam bagi para awak kapal Rusia terhadap kekayaan budaya Nusantara.
Dalam sambutan tertulis Dankodaeral III yang dibacakan oleh Wadan Brigjen TNI Dian, ditegaskan bahwa kunjungan ini merupakan kehormatan bagi Indonesia sekaligus momentum strategis dalam mempererat hubungan kedua negara.
Selama berada di Jakarta, para kru kapal Rusia dijadwalkan mengikuti berbagai agenda, di antaranya courtesy call ke pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga persahabatan dengan prajurit Jalasena Kodaeral III, deck reception di atas kapal perang, city tour, hingga kegiatan open ship bagi prajurit TNI dan masyarakat umum.
Pada kesempatan terpisah, Brigjen TNI Dian menegaskan bahwa kunjungan ini memiliki makna lebih dari sekadar agenda kunjungan teknis.
“Kehadiran tiga kapal perang Federasi Rusia di Jakarta bukan sekadar singgah, tetapi simbol kuat hubungan bilateral. Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Russian Federation Navy semakin erat serta menjadi sarana pertukaran budaya yang positif,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan kawasan melalui kolaborasi maritim yang harmonis antara Indonesia dan Rusia. (Bow/Mar)











