- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T
- Tug Boat dan Tongkang Angkut Nikel Diamankan KRI Hampala-880 di Teluk Weda
- Kapal Cepat Rudal KRI Surik-645 Tangkap Tug Boat Bawa Solar Ilegal
- Mudik Gratis 2026 Bersama PELNI Dibuka, Buruan Daftar
- Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka
- Kasal Resmikan SPPG Puspomal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga
- Revitalisasi Pasar Baru Harus Padukan Nilai Kesejarahan, Keberagaman, dan Kekinian
- Tiga Bulan, KKP Ekspor 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS
- KKP: Bisnis Rantai Dingin di Lokasi KNMP Dikelola Profesional
Kesit Budi Handoyo Masuk 10 Tokoh Muda Peraih Jakarta Youth Award 2025

Keterangan Gambar : Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo. (ist)
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo meraih Jakarta Youth Award 2025 bersama 9 tokoh pemuda lainnya. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi dalam pekerjaan atau profesinya.
Sebanyak 10 tokoh dan kaum muda peraih Jakarta Youth Award 2025 dinilai memiliki keteguhan, dedikasi, loyalitas, serta prestasi dalam pekerjaan atau profesinya, turut membangun DKI Jakarta, dan menjadi inspirasi bagi kaum muda pada peringatan Sumpah Pemuda.
Presidium Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta (KMSPJ) Cecep Sulaeman mengatakan, tahun ini pemberian penghargaan Jakarta Youth Award 2025 merupakan tahun ke-15.
Baca Lainnya :
- Audiensi Pengurus PWI, Kapolri: Pers Mitra Strategis Polri0
- Pameran Pertanian Modern di ICE BSD, Wamen Pertanian Singgah ke Stand ESHA PLANT0
- Jempol! Koderal XII Budidayakan Benih Ikan Air Tawar, Optimalkan Lahan Satuan0
- HPN Bukan Hanya Seremoni, Bawa Efek Domino Ekonomi dan Pariwisata Daerah0
- Kapal KIP Entrada Prima 3 Nyaris Tenggelam, 19 ABK Dievakuasi Prajurit TNI AL0
“Pemberian penghargaan Jakarta Youth Award 2025 merupakan tahun ke-15 sejak pertama kali digelar pada 2010,” kata Cecep Sulaeman di Jakarta, Selasa (28/10/2025) malam.
Dia mengatakan penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada figur para tokoh dan kaum muda yang memiliki peran sentral dalam memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan.
“Mereka pun memiliki keteguhan, dedikasi, loyalitas, dan prestasi dalam pekerjaan atau profesinya, turut membangun DKI Jakarta, serta menjadi inspirasi dalam memotivasi para pemuda Jakarta,” ungkap Cecep.
"Jakarta Youth Award adalah simbol apresiasi terhadap semangat dan dedikasi anak-anak bangsa yang terus berkontribusi bagi kemajuan kota. Mereka bukan hanya berprestasi di bidangnya, tapi juga mampu menularkan semangat kebangsaan dan persatuan,” ujar Cecep.
Adapun 10 tokoh muda peraih Jakarta Youth Award 2025 adalah:
1. Abdul Azis Muslim (Ketua Umum Pengurus Besar Ju-jitsu Indonesia/PBJI Provinsi DKI Jakarta)
2. Arief Nasrudin (Direktur Utama PAM Jaya)
3. Cyril Raoul Hakim (Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta)
4. Dwi Rio Sambodo (Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan)
5. KH Lutfi Hakim (Ketua Umum FBR)
6. Kesit Budi Handoyo (Ketua PWI Jaya), 7. Munjirin (Wali Kota Administrasi Jakarta Timur)
8. Nahdiana (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta)
9. Sahdan Arya Maulana (Ketua RT Gen Z dari Rawa Badak Selatan)
10. Taufik Supriadi Yusuf (Ketua RT 8/RW 4 Malaka Jaya).
Sebagai catatan, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta terdiri atas sejumlah lembaga, antara lain Jakarta Monitoring Network (JMN), Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika Jakarta), dan Koalisi Perkotaan Jakarta (Jakarta Urban Coalition).
Selain itu juga ada Komunitas Peduli Pendidikan Jakarta (KPP Jakarta), Masyarakat Pemantau Olahraga Jakarta (MPOJ), Lembaga Pengembangan Peran Serta Masyarakat (LP2SM), Lembaga Pemantau Jakarta (LPJ), Jakarta Public Service (JPS), Komunitas Reyog Ponorogo (KRP), dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat (P2M).
Proses penilaian, menurut Ketua Tim Seleksi Jakarta Youth Award 2025, Rahmatullah, dilakukan melalui kajian dan verifikasi selama enam bulan terakhir, terhitung sejak Mei hingga Oktober 2025.
"Ada 43 nama yang diusulkan, namun hanya 10 yang memenuhi kriteria untuk memperoleh penghargaan,” ungkap Rahmatullah. Penilaian dilakukan dengan menelaah pernyataan di berbagai media daring, melalui kajian dan coding media, yang kemudian diputuskan 10 tokoh yang meraih penghargaan. (rls)











