- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
Kapal KIP Entrada Prima 3 Nyaris Tenggelam, 19 ABK Dievakuasi Prajurit TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal KIP Entrada Prima 3 (EP 3) nyaris tenggelam di perairan Pulau Kanipan, Kab. Karimun, Prov. Kepulauan Riau, Kamis dini hari (23/10/2025). Prajurit Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) berhasil mengevakuasi terhadap 19 orang awak kapal. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KARIMUN: Kapal KIP Entrada Prima 3 (EP 3) yang nyaris tenggelam akibat cuaca buruk di perairan Pulau Kanipan, Kab. Karimun, Prov. Kepulauan Riau, Kamis dini hari (23/10/2025). Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) berhasil mengevakuasi 19 orang awak kapal.
Insiden kecelakaan laut ini bermula ketika pada pukul 08.00 WIB kapal KIP EP 3 berangkat menuju lokasi kerja PT Eunindo Usaha Mandiri. Kapal tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB dan melaksanakan lego jangkar di koordinat 0°56.147’ N / 103°20.505’ E di perairan Laut Kanipan.
Sekitar pukul 13.00 WIB, cuaca mulai memburuk disertai gelombang tinggi sehingga kapal kembali lego jangkar di titik semula. Pada pukul 19.30 WIB, pihak perusahaan mengarahkan kapal untuk berlindung ke Pulau Kanipan. Namun kondisi angin dan gelombang yang semakin kuat membuat kapal tidak dapat mencapai lokasi tersebut.
Baca Lainnya :
- AMSI-PWI Dorong Pemerintah Beri Kebijakan Penopang Sektor Krusial Industri Penyebaran Informasi0
- Siap Jadi Tuan Rumah HPN 2026, Gubernur Banten Teken Surat Resmi 0
- Situs Resmi Diretas, PWI Pusat Bangun Website Baru, Junjung Integritas dan Profesionalisme0
- Pemuda Menyelam Hilang di Perairan Kutampi Nusa Penida, Prajurit TNI AL Turun Tangan0
- Dukung MHT Award 2025, KSO TPK Koja Dapat Apresiasi Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo0
Kapal akhirnya mundur ke arah Pulau Tikus untuk lego jangkar sambil menunggu cuaca membaik. Sekitar pukul 20.00 WIB, kru kapal melihat air mulai masuk ke lambung kapal hingga menyebabkan kemiringan pada sisi kanan kapal. Melihat situasi semakin berbahaya, seluruh awak berkumpul di master point pada pukul 22.00 WIB, menurunkan life craft, dan meninggalkan kapal yang sudah dalam posisi miring.
Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, unsur patroli Lanal Tanjung Balai Karimun segera bergerak menuju lokasi. Pada pukul 23.32 WIB, kapal patroli Lanal TBK tiba di titik kejadian dan berhasil mengevakuasi seluruh 19 awak kapal KIP EP 3 dalam kondisi selamat. Seluruh korban kemudian dibawa ke Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penanganan lebih lanjut.
Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, menyampaikan apresiasi atas kesigapan prajurit dalam melaksanakan evakuasi.
“Respon cepat dan profesionalisme prajurit Lanal TBK dalam menghadapi situasi darurat laut ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dan menjaga keselamatan pelayaran di wilayah perairan nasional,” ujar Letkol Laut Samuel.
TNI Angkatan Laut melalui jajaran Lanal Tanjung Balai Karimun menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap potensi kedaruratan di laut serta memperkuat koordinasi dengan instansi maritim terkait guna menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di perairan Kepulauan Riau. (Arry/Oryza)











