- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Keren! Satgas TNI AL Dapat Out Standing Perfomance dari Tim FQE UNIFIL

Indonesiamaritimenews.com(IMN (IMN) ,JAKARTA: Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Frans Kaisepo-368 mendapat kepercayaan dari MTF Commander, RADM Michael Busse, untuk mewakili MTF mengikuti First Quarter Evaluation yang diselenggarakan oleh United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
KRI Frans Kaisepo-368 saat ini menjadi duta bangsa dalam satuan tugas (satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL. Kepercayaan ini patut menjadi kebanggaan bagi rakyat Indonesia.
First Quarter Evaluation (FQE) bagi unsur MTF ini digelar sebagai wujud komitmen untuk terus mengoptimalkan keberhasilan dalam melaksanakan mandat PBB. Evaluasi ini merupakan pilot project dengan metode pelaksanaan melalui peninjauan langsung dan sistem berbasis aplikasi yang dapat dimonitor oleh Markas Besar PBB di New York.
Baca Lainnya :
- Innalillahi... Prof KH Alie Yafie Tutup Usia0
- Kapten Marinir Gadungan Ditangkap TNI AL, Wanita Korban: Terima Kasih Pomal0
- Pelindo Mengajar, Ratusan Taruna SMKN 9 Pontianak Antusias Mengetahui Pelabuhan & Dunia Maritim0
- Mau Jajal Jalan-jalan Naik DAMRI ke Luar Negeri, Ini Rutenya0
- Diresmikan Presiden Jokowi, Jalan Tol Semarang-Demak Multifungsi Sebagai Tanggul Laut0
Tim evaluator FQE yang merupakan representasi negara-negara yang berkontribusi dalam misi perdamaian di Lebanon tersebut, diterima langsung oleh Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh saat kapal sandar di Port of Beirut, Jumat (24/2/2023).
Tujuan pelaksanaan FQE adalah untuk mengevaluasi kemampuan kapal dan pengawak sesuai standar PBB, pemahaman terhadap seluruh Standard Operating Procedure (SOP) dan regulasi yang diberlakukan PBB, serta berbagai capaian dalam pelaksanaan misi di kuartal pertama Tahun 2023.
PENINJAUAN DAN DISKUSI
Diawali dengan penyampaian kemampuan kapal, personel dan pencapaianya, selanjutnya tim evaluator melaksanakan peninjauan ke dapur, Machinery control room (MCR), ruang Kesehatan, akomodasi personel, dapur, ruang mesin, Pusat Informasi Tempur (PIT), anjungan dan geladak Exocet.
Tim evaluator melanjutkan dengan diskusi dan pendalaman di tiap-tiap bidang mulai dari bidang operasi, latihan, dan intelijen yang dilaksanakan di Longroom Perwira, bidang administrasi, personel, self-sustainment dan military gender di Komandemen, serta bidang sensor, senjata, komando kendali, permesinan, dan logistik di Longroom Bintara. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cindera mata di Geladak Heli.
Menutup kunjungan, Tim evaluator memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan KRI dalam memenuhi seluruh standar yang ditetapkan PBB serta outstanding performance dalam pelaksanaan tugas yang dimandatkan PBB. Ketua tim juga menyampaikan terima kasih dan kesan yang mendalam atas sambutan, keramah tamahan dan performa impresif prajurit.
Keberhasilan KRI Frans Kaisepo-368 dalam mengikuti First Quarter Evaluation ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu agar selalu meningkatkan kesiapan tempur & kesiapsiagaan SSAT dimanapun berada sehingga dapat dikerahkan setiap saat. (Arry/Oryza)











