- Budi Daya Lobster di Lombok Timur, KKP Dorong Kemajuan Ekosistem
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?
- KKP - ISI Yogyakarta Kembangkan Harta Karun BMKT untuk Ilmu Pengetahuan dan Seni
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka
- Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
- Podcast PWI CHANNEL Resmi Diluncurkan, Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana
- Pos Binpotmar Pegatan-Tim Gabungan Selamatkan Kapten dan ABK TB Armada Jaya 11
- Direksi PELNI Rayakan Harpelnas bersama Penumpang KM Tidar di Pelayaran Baubau ke Maumere
- Kapal TB Armada Jaya 11 Bawa 7 ABK Tenggelam di Perairan Katingan Kalteng
Keren! Satgas TNI AL Dapat Out Standing Perfomance dari Tim FQE UNIFIL

Indonesiamaritimenews.com(IMN (IMN) ,JAKARTA: Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Frans Kaisepo-368 mendapat kepercayaan dari MTF Commander, RADM Michael Busse, untuk mewakili MTF mengikuti First Quarter Evaluation yang diselenggarakan oleh United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
KRI Frans Kaisepo-368 saat ini menjadi duta bangsa dalam satuan tugas (satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL. Kepercayaan ini patut menjadi kebanggaan bagi rakyat Indonesia.
First Quarter Evaluation (FQE) bagi unsur MTF ini digelar sebagai wujud komitmen untuk terus mengoptimalkan keberhasilan dalam melaksanakan mandat PBB. Evaluasi ini merupakan pilot project dengan metode pelaksanaan melalui peninjauan langsung dan sistem berbasis aplikasi yang dapat dimonitor oleh Markas Besar PBB di New York.
Baca Lainnya :
- Innalillahi... Prof KH Alie Yafie Tutup Usia0
- Kapten Marinir Gadungan Ditangkap TNI AL, Wanita Korban: Terima Kasih Pomal0
- Pelindo Mengajar, Ratusan Taruna SMKN 9 Pontianak Antusias Mengetahui Pelabuhan & Dunia Maritim0
- Mau Jajal Jalan-jalan Naik DAMRI ke Luar Negeri, Ini Rutenya0
- Diresmikan Presiden Jokowi, Jalan Tol Semarang-Demak Multifungsi Sebagai Tanggul Laut0
Tim evaluator FQE yang merupakan representasi negara-negara yang berkontribusi dalam misi perdamaian di Lebanon tersebut, diterima langsung oleh Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh saat kapal sandar di Port of Beirut, Jumat (24/2/2023).
Tujuan pelaksanaan FQE adalah untuk mengevaluasi kemampuan kapal dan pengawak sesuai standar PBB, pemahaman terhadap seluruh Standard Operating Procedure (SOP) dan regulasi yang diberlakukan PBB, serta berbagai capaian dalam pelaksanaan misi di kuartal pertama Tahun 2023.
PENINJAUAN DAN DISKUSI
Diawali dengan penyampaian kemampuan kapal, personel dan pencapaianya, selanjutnya tim evaluator melaksanakan peninjauan ke dapur, Machinery control room (MCR), ruang Kesehatan, akomodasi personel, dapur, ruang mesin, Pusat Informasi Tempur (PIT), anjungan dan geladak Exocet.
Tim evaluator melanjutkan dengan diskusi dan pendalaman di tiap-tiap bidang mulai dari bidang operasi, latihan, dan intelijen yang dilaksanakan di Longroom Perwira, bidang administrasi, personel, self-sustainment dan military gender di Komandemen, serta bidang sensor, senjata, komando kendali, permesinan, dan logistik di Longroom Bintara. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cindera mata di Geladak Heli.
Menutup kunjungan, Tim evaluator memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan KRI dalam memenuhi seluruh standar yang ditetapkan PBB serta outstanding performance dalam pelaksanaan tugas yang dimandatkan PBB. Ketua tim juga menyampaikan terima kasih dan kesan yang mendalam atas sambutan, keramah tamahan dan performa impresif prajurit.
Keberhasilan KRI Frans Kaisepo-368 dalam mengikuti First Quarter Evaluation ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu agar selalu meningkatkan kesiapan tempur & kesiapsiagaan SSAT dimanapun berada sehingga dapat dikerahkan setiap saat. (Arry/Oryza)











