- Atraksi Reog Prajurit KRI Bima Suci Memukau Pengunjung City Parade di Rizal Park Manila
- Pelindo, BNN dan BPBD Kota Surabaya Edukasi Anak Kenal Pelabuhan dan Bahaya Narkoba
- IPC TPK dan PTP Teluk Bayur Sinergi Operasional Perkuat Kinerja Bongkar Muat
- Pengurus Koperasi Merah Putih Kampung Nelayan Dibekali Edukasi Teknis dan Manajerial
- 6 Ton Pasir Timah Selundupan Dicegat TNI AL di Kawasan Ancol
- Genjot Swasembada Garam Nasional, KKP Gandeng PT Garam Kelola K-SIGN Rote Ndao
- Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Bangun Kolaborasi Nasional
- PT Pelindo Terminal Petikemas dan TTL Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Nelayan
- Kodaeral XII Gagalkan Pengiriman Kayu Ilegal di Pelabuhan Panglima Utar
- Berlayar Mengarungi Belahan Bumi, KRI Bima Suci Berlabuh di Manila
Kapal Tanker MT Liberty Bawa BBM 139 Ribu Ton Kandas, Begini Upaya TNI AL Lakukan Evakuasi

Keterangan Gambar : TNI AL melakukan pengamanan dan upaya evakuasi tanker MT Liberty yang kandas di perairan Kepulauan Riau. Foto: Dispenal
Indonesiamritimenews.com (IMN), KEPRI: Kapal Tanker MT Liberty bermuatan minyak mentah, kandas di perairan Pasir Panjang, Kepulauan Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). TNI Angkatan Laut terus berupaya membantu evakuasi kapal berbendera Cameron tersebut.
Kapal berbobot 83.724 GT bermuatan bahan bakar minyak (BBM) S.O SIEL OIL sebanyak 139.000 Ton, membawa 31 anak buah kapal (ABK) yang semuanya selamat. Tanker tersebut kandas pada Sabtu (2/12/2023) di kedalaman laut sekitar 11 meter.
Baca Lainnya :
- IMeninggal di Perairan Maluku, Jenazah ABK Dievakuasi Kapal Patroli KPLP0
- Prediksi Cuaca dan Gelombang Laut 7 Hari Kedepan0
- KLM Indosiren Terbakar, Tenggelam di Raja Ampat, Penumpang dan ABK Berhasil Diselamatkan0
- Potensi Gelombang Tinggi, Ini Wilayah Perairan yang Harus Diwaspadai0
- Kandas di Pulau Kembang Sedanau, KM Sabuk Nusantara 80 Berhasil Dievakuasi TNI AL0
Hingga Jumat (8/12/2023), Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun dan Pos TNI AL (Posal) Tokong Iyu melaksanakan evakuasi kembali MT Liberty pada waktu pasang tertinggi (12.00 -13.00 WIB) dengan rencana menggunakan 6 Unit Tug Boat.
Dalam evakuasi tersebut, TNI AL bersinergi dengan Syahbandar dan instansi lainnya untuk mengevakuasi kapal MT Liberty yang kandas sejak pekan lalu.
Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Anro Casanova mengatakan, dugaan sementara kapal MT Liberty kandas ketika sedang melaksanakan tarik jangkar saat akan bergeser menuju dermaga PT. Oil Tanking.
“Sebagai langkah pencegahan, pihak perusahaan telah memasang Oil Spill Boom di sekitar kapal guna mencegah tumpahnya minyak menyebar luas ke perairan sekitar dan pengamanan sekitar kejadian oleh 1 unit Patkamla", jelas Letkol Anro.
Hingga hari ke-6, prajurit TNI AL dan instansi gabungan terdiri dari Pelindo, KSOP dan instansi terkait lainnya masih berupaya untuk mengevakuasi. Selain membantu evakuasi, TNI AL juga mengerahkan personel dan Patkamla sebagai Pengawasan dan Pengamanan (Waspam).
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untum meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat informasi yang diterima, dalam hal ini penyelamatan kapal yang kandas. (Arry/Oryza)











