- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Kapal Misi Kemanusiaan Arka Kinari Blackout, Pelindo dan KSOP Cilacap Respon Cepat Lakukan Evakuasi

Keterangan Gambar : Kapal misi Kemanusiaan dan Kebudayaan Yacht Arka Kinari mengalami blackout engine di perairan Tanjung Intan Cilacap, Selasa malam (29/7/2025). Foto: Pelindo Regional 3
Indonesiamaritimenews.com (IMN), CILACAP: PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo Regional 3 Tanjung Intan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cilacap melakukan aksi heroik menyelamatkan kapal misi Kemanusiaan dan Kebudayaan Motor Yacht Arka Kinari.
Kapal tersebut mengalami blackout engine di perairan sekitar buoy no. 5 Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, pada Selasa malam (29/7/2025). Berkat respon cepat dan tanggap darurat dalam aksi penyelamatan ini, para penumpang kapal yang merupakan warga asing dan domestik berhasil diselamatkan.
Insiden bermula ketika kapal Arka Kinari mengalami gangguan mesin dan kehilangan daya di tengah perairan. Tim dari KSOP Kelas II Cilacap yang menerima laporan dari kapal pada pukul 19.33 WIB dan langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi telekonferensi antara pihak pimpinan, KSOP dan Pelindo Group area Cilacap serta tim teknis terkait.
Baca Lainnya :
- Pembangunan PPN Pangembangan, Modern, Inklusif Menuju Ekonomi Perikanan Maju0
- Pastikan Produk Perikanan Halal, KKP Gandeng BPJPH0
- Selamatkan Bumi, Hijaukan Pesisir Anyer Banten dengan Menanam Ribuan Mangrove0
- Bimbingan Teknis Identifikasi Hiu dan Pari Dilindungi, Jurus KKP Tingkatkan Pengelolaan Konservasi0
- Lulus Seleksi, 1.200 Calon Taruna Pendidikan Vokasi KKP Disiapkan Jadi Generasi Muda Maritim0
Menanggapi kondisi darurat tersebut, pihak Pelindo langsung menugaskan kapal tunda KT. Jaya Negara 301 segera diberangkatkan dan berhasil mencapai lokasi dalam waktu singkat. Setelah melakukan manuver penyelamatan dengan profesional, kapal tunda menggandeng Arka Kinari, membawa dan mengevakuasinya ke tempat aman area Pelabuhan Tanjung Intan.
Hasilnya, seluruh penumpang dan awak kapal Arka Kinari selamat dan dalam kondisi baik. General Manager Pelindo Regional 3 Tanjung Intan Cilacap, Miftah Fajrisal, yang sekaligus Branch Manager Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT)memastikan bahwa layanan pelabuhan tidak melulu tentang operasional. Sebagai BUP milik negara Pelindo juga memiliki siap siaga dalam kondisi darurat tertentu.
“Kecepatan dan ketepatan respons tim di lapangan merupakan hasil dari koordinasi yang solid serta kesiapan armada kami dalam menghadapi situasi darurat. Ini bukti bahwa Pelindo tidak hanya handal dalam sisi layanan operasional pelabuhan namun juga mengutamakan sisi kemanusiaan seperti ini dalam hal pelayanan”, ujarnya.
Ridwan Chaniago, Kepala KSOP Kelas II Cilacap, juga menyampaikan apresiasinya atas kerja tim yang responsif memberikan bantuan.
“Kami mengapresiasi kecepatan dan profesionalisme tim Pelindo dalam menangani situasi ini. Kolaborasi antara instansi sangat penting untuk menjamin keselamatan pelayaran di wilayah Cilacap.” pungkasnya.
Sementara itu, Gregory Todd Eifert Marine, WN Spanyol yang juga nahkoda kapal yang mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu menyelamatkan dia dan tim dan mengevakuasi kapalnya hingga ketempat yang aman.
“Kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang membantu misi penyelamatan kami dalam keadaan darurat, kapal kami mengalami black out engine dan tidak bisa menepi selama beberapa waktu," kata dia.
Sebelumnya kapal asing Arka Kinari berlayar di perairan Indonesia dari Pelabuhan Dili menuju Batam dalam misi kemanusiaan dan kebudayaan. Kapal yang dinakhodai warga negara Perancis dan beberapa crew asing dan domestik dalam perjalanannya mengalami trouble.
Kapal tersebut mengalami masalah di bagian mesin saat mulai di perairan Pacitan dikarenakan cuaca buruk dan blackout di perairan Tanjung Intan Cilacap. Beruntung kapal bisa diselamatkan oleh tim gabungan dan dievakuasi menuju lokasi aman di Tanjung Sodong sekitar Pelabuhan Pelindo Regional 3 Tanjung Intan. (Arry/Oryza)











