- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Pembangunan PPN Pangembangan, Modern, Inklusif Menuju Ekonomi Perikanan Maju

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak para pelaku usaha perikanan di Provinsi Bali bersiap menghadapi transformasi industri. Foto:KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak para pelaku usaha perikanan di Provinsi Bali bersiap menghadapi transformasi industri.
Hal ini sejalan dengan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan melalui Integrated Fishing Ports and International Fish Markets Phase-I (IFP-IFM) yang juga menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan menegaskan proyek ini juga mendukung relokasi aktivitas perikanan dari Pelabuhan Benoa seiring pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Pembangunan ini akan mencerminkan transformasi tata kelola perikanan yang lebih efisien, transparan, dan inklusif.
Baca Lainnya :
- Pastikan Produk Perikanan Halal, KKP Gandeng BPJPH0
- Selamatkan Bumi, Hijaukan Pesisir Anyer Banten dengan Menanam Ribuan Mangrove0
- Bimbingan Teknis Identifikasi Hiu dan Pari Dilindungi, Jurus KKP Tingkatkan Pengelolaan Konservasi0
- Lulus Seleksi, 1.200 Calon Taruna Pendidikan Vokasi KKP Disiapkan Jadi Generasi Muda Maritim0
- Bangun Sentra Produksi Garam Nasional, KKP Perkuat Sinergi dengan Daerah0
“PPN Pengambengan dirancang sebagai pusat aktivitas perikanan tangkap dari hulu ke hilir, mulai dari pelayanan kapal, penanganan hasil tangkapan, pengolahan, hingga pemasaran, yang akan menciptakan iklim usaha yang kompetitif dan berkelanjutan,” ungkap Didit dalam siaran resmi KKP, Selasa (29/7/2025).
Penguatan Kopdeskel
Seiring pembangunan fisik pelabuhan, KKP juga memberi perhatian khusus pada pemberdayaan pelaku UMKM, yang akan difasilitasi dalam bentuk akses lokasi usaha, pendampingan manajemen, dan integrasi ke dalam rantai pasok industri perikanan modern.
KKP juga mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai wadah kelembagaan yang profesional dan berdaya saing, khususnya bagi nelayan kecil, pengolah, dan pedagang hasil perikanan.
Tak hanya itu, PPN Pengambengan juga diarahkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui keterhubungan langsung antara pelabuhan, unit pengolahan ikan, dan jaringan distribusi pangan nasional. Dengan demikian, pelabuhan ini menjadi simpul penting dalam penyediaan pasokan protein hewani laut yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan kelompok rentan.
Sementara itu Plt. Dirjen Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menyebut proyek ini mentransformasikan tata kelola perikanan tangkap menjadi semakin baik. Pengembangan ini akan meningkatkan kapasitas produksi ikan, daya tampung kapal, penyerapan tenaga kerja, serta penerimaan negara dari PNBP.
“Ini adalah investasi strategis untuk memperkuat fondasi industri perikanan nasional sekaligus meningkatkan daya saing ekspor produk perikanan Indonesia utamanya dalam implementasi penangkapan ikan terukur,” tutur Plt. Dirjen Perikanan Tangkap, Lotharia Latif.
Latif menambahkan transformasi ini bukan hanya milik pelaku usaha besar. Kami pastikan UMKM, koperasi, dan masyarakat lokal tumbuh bersama dan terlibat aktif dalam pengelolaan pelabuhan.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan PPN Pengambengan akan menjadi sentra perikanan di zona 4 penangkapan ikan terukur. Trenggono menegaskan setiap zona penangkapan ikan terukur akan dibangun minimal satu pelabuhan perikanan yang lengkap fasilitasnya. Mulai dari proses penangkapan ikan, loading unloading, hingga fasilitas industri di belakangnya. (Arry/Oryza)











