- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Dirjen Perhubungan Laut Dicopot, Kemenhub: Tidak Terkait Kecelakaan Kapal
- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional
- Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Digelar 17–23 September
- Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI 2026, TNI AL Sabet Medali
- 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Tenaga Ahli dari AS dan Hongkong Bakal Didatangkan
- Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking
- Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik
- Kembangkan PPN Kejawanan Bertaraf Internasional, KKP Targetkan Serap 8.000 Tenaga Kerja
IPC TPK dan Karantina DKI Jakarta Sosialisasi Pentingnya Fumigasi

Keterangan Gambar : IPC TPK Tanjung Priok bersama Karantina DKI Jakarta melalukan sosialisasi pentingnya fumigasi. Foto: IPC TPK Q10
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: IPC Terminal Petikemas/IPC TPK Area Tanjung Priok 2 menyelenggarakan Sosialisasi Kegiatan Fumigasi di Area IPC Terminal Petikemas. Sebagai operator terminal petikemas, IPC TPK menggali lebih jauh tentang kegiatan fumigasi serta mendorong impelementasi Program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Pelabuhan Tanjung Priok.
“Sejak akhir 2023, IPC TPK Area Tanjung Priok 2 telah memberikan pelayanan fumigasi di dalam terminal. Hal ini dilakukan untuk memberikan kemudahan customer dalam kepengurusan behandle dan fumigasi berada dalam 1 area TPS (Tempat Penimbunan Sementara).” ujar Guna Mulyana, Direktur Utama IPC TPK dalam keterangan tertulis dilansir Senin (26/2/2024).
Baca Lainnya :
- Program Teman Nelayan, Komitmen Pelindo Solusi Logistik Jaga Keberlanjutan Lingkungan0
- Lampu Hijau Kemenhub, Pertamina Ubah TUKS Pelabuhan Balikpapan0
- Ini Tujuan Formasi Pengawakan Kapal Negara di Teluk Bayur0
- Ini Langkah Kemenhub-Pelindo Genjot Kelancaran Logistik di Indonesia Timur0
- RUPS Terminal Petikemas Koja, Tetapkan Target Laba Tahun 2024 Rp 288,5 M0
Fumigasi bertujuan untuk memenuhi persyaratan ketat yang ditetapkan oleh negara tujuan, terutama terkait dengan kesehatan tumbuhan dan lingkungan serta menjaga kebersihan serta keamanan produk.
Peti kemas kerap kali menjadi tempat ideal bagi hama dan serangga untuk berkembang biak karena kondisinya dengan kelembaban yang tinggi. Oleh karena itu, dengan menerapkan fumigasi secara teratur, risiko kerugian akibat serangan hama dapat dikurangi secara signifikan.
Sosialisasi kegiatan fumigasi dibuka oleh Kepala Karantina DKI Jakarta, Drh. Hari Yuwono Ady, M.Si dan Manager Area Tanjung Priok 2 IPC TPK, Adi Saputra. Tim Karantina bertindak selaku narasumber memaparkan seluk beluk fumigasi. Acara ini dihadiri oleh tim IPC TPK Area Tanjung Priok 2 serta seluruh mitra kerja IPC TPK yang terlibat dalam aktivitas bongkar muat petikemas.
“Kegiatan ini juga menjadi langkah IPC TPK dalam menjaga kualitas dan keamanan komoditas pertanian yang akan diimpor dan/atau diekspor dari dan ke berbagai negara tujuan. Dengan sosialisasi ini diharapkan, dapat meningkatkan wawasan para pekerja lapangan serta turut mendukung ekosistem logistik nasional yang mengutamakan kualitas/mutu dan keamanan produk yang dikirim dengan media peti kemas.” tutup Guna. (Arry/Oryza)











