- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
Innalillahi... Buya Syafii Maarif Mantan Ketum PP Muhammadiyah Tutup Usia
.jpg)
Keterangan Gambar : Buya Syafii Maarif. Foto: instagram @buyasyafii
Indonesiamaritomenews.news.com (IMN), YOYGYAKARTA: Kabar duka datang dari keluarga besar Muhammadiyah. Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah wafat di DI Yogyakarta (DIY) pada Jumat (26/5) pagi dalam usia 86 tahun.
Buya Syafii meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta. Kabar duka itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.
"Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tgl 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping," kata Haedar dalam keterangan tertulis.
Baca Lainnya :
- Bunda Indah: Negara Membutuhkan Peran Perempuan Untuk Kemajuan Bangsa0
- Lily Wahid Dikebumikan di Dekat Makam Gus Dur, Kompleks Pesantren Tebuireng Jombang0
- Lily Wahid Telah Tiada, Dikenal Tangguh, Ini Kenangan Para Tokoh 0
- Zakat Mal Apa Mall0
- Ini Stasiun Bagikan Takjil Gratis Pelanggan KAI0
"Semoga beliau husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan di kuburnya, dan ditempatkan di jannatun na'im. Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan do'a dari semuanya," sambung Haedar.
Buya Syafii sempat dirawat RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Sabtu (14/5) lalu karena mengalami sesak nafas. Kondisinya sempat stabil, namun ternyata menurun lagi hingga akhirnya meninggal dunia.
Ahmad Syafii Maarif merupakan sosok ulama kelahiran 31 Mei 1935. Muhammadiyah menyatakan dukacita mendalam atas wafatnya Buya Syafii Maarif.( Arry/Oriz)











