- Kekuatan Baru Armada TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Disambut Panglima TNI dan Kasal
- ASEAN Plus Cadet Sail 2026 Dimulai, 141 Peserta dari 26 Negara Berlayar Bersama
- Seskab Teddy dan Menhub Dudy Cek Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang
- Arus Balik Lebaran 2026 Utamakan Keselamatan: Jangan Cuma Sopir Batangan, Siapkan Cadangan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, One Way Nasional Tol Kalikangkung - Cikampek Resmi Diberlakukan
- Warga Kehabisan Angkutan Lebaran, KRI Marlin-877 Bantu Mudik Gratis, Disambut Meriah Bupati Kepulauan Selayar
- Prajurit KRI Prabu Siliwangi-321 Salat Idulfitri 1447 H di Tengah Deburan Ombak Samudra Hindia
- Jelang Puncak Arus Balik, Menhub: Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Ketentuan Operasional
- Hari H Lebaran 2026 Pemudik Masih Ramai, Penumpang Angkutan Umum Capai 873 Ribu Orang
- Hadapi Arus Balik Lebaran 2026 Sumatera-Jawa, Ini Strategi Menhub
Innalillahi... Buya Syafii Maarif Mantan Ketum PP Muhammadiyah Tutup Usia
.jpg)
Keterangan Gambar : Buya Syafii Maarif. Foto: instagram @buyasyafii
Indonesiamaritomenews.news.com (IMN), YOYGYAKARTA: Kabar duka datang dari keluarga besar Muhammadiyah. Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah wafat di DI Yogyakarta (DIY) pada Jumat (26/5) pagi dalam usia 86 tahun.
Buya Syafii meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta. Kabar duka itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.
"Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tgl 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping," kata Haedar dalam keterangan tertulis.
Baca Lainnya :
- Bunda Indah: Negara Membutuhkan Peran Perempuan Untuk Kemajuan Bangsa0
- Lily Wahid Dikebumikan di Dekat Makam Gus Dur, Kompleks Pesantren Tebuireng Jombang0
- Lily Wahid Telah Tiada, Dikenal Tangguh, Ini Kenangan Para Tokoh 0
- Zakat Mal Apa Mall0
- Ini Stasiun Bagikan Takjil Gratis Pelanggan KAI0
"Semoga beliau husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan di kuburnya, dan ditempatkan di jannatun na'im. Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan do'a dari semuanya," sambung Haedar.
Buya Syafii sempat dirawat RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Sabtu (14/5) lalu karena mengalami sesak nafas. Kondisinya sempat stabil, namun ternyata menurun lagi hingga akhirnya meninggal dunia.
Ahmad Syafii Maarif merupakan sosok ulama kelahiran 31 Mei 1935. Muhammadiyah menyatakan dukacita mendalam atas wafatnya Buya Syafii Maarif.( Arry/Oriz)











