- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
Lily Wahid Telah Tiada, Dikenal Tangguh, Ini Kenangan Para Tokoh

Keterangan Gambar : Lily Wahid. Foto: ist
Lily Wahid
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), JAKARTA: Lily Chofijah Wahid, politisi dan aktivis perempuan adik yang juga adik kandung Gus Dur, telah tiada. Banyak kenangan yang melekat di hati para tokoh yang mengenal dekat perempuan tangguh tersebut.
Banyak kenangan yang diungkapkan para tokoh tersebut. Seperti Tjaho Kumolo, yang mengatakan almarhumah adalah sahabatnya hingga akhir hayat.
Baca Lainnya :
- Lepas Kontingen ke SEA Games 2022 Vietnam, Jokowi Berharap Indonesia Raih Medali Sebanyak-banyaknya0
- Zakat Mal Apa Mall0
- Ini Stasiun Bagikan Takjil Gratis Pelanggan KAI0
- Berburu Lailatul Qodar0
- Kapan Nuzulul Quran?0
Politisi PDIP ini merasa bersyukur karena melalui Lily ia bisa kenal dengan almarhum Gus Dur. "Beliau pertama kali mendekatkan saya dan mengenalkan saya terhadap almarhum Gus Dur waktu saya zaman masih jadi ketua KNPI dulu," kata Tjahjo kepada wartawan.
Sedangjan Sandiaga Salahudin Uno yang hadir bertakziah ke rumah duka mengatakan ia menyimpan kenangan bersama almarhumah saat dirinya maju sebagai cawapres pasangan Prabowo pada pemilu 2019.
"Terakhir saya makan sama beliau dan beliau menitipkan pesan waktu 2019 (saat) saya lagi mengikuti kontestasi demokrasi. Beliau mendorong isu-isu yang berkaitan dengan integritas terbuka dan harus betul-betul menjaga amanah," ungkap mantan Wagub DKI Jakarta ini.
Di instagram pribadinya, Sandiaga Uno juga mengungkapkan kekagumannya pada Lily Wahid. "Beliau adalah salah satu tokoh yang bisa menjadi inspirasi bagi millenial dan Gen-Z khususnya bagi para santri dan santriwati," tulis Sandi.
PEREMPUAN TANGGUH
Kenangan tak terlupakan juga diungkapkan Muhaimin Iskandar. "Sosok perempuan yang tangguh, tidak pernah lelah, punya prinsip kadang sama saya satu barisan, kadang beda barisan kadang kadang seiring sejalan kadang keras dengan saya, itu biasa di keluarga saya," kata Cak Imin
"Pegang prinsip soal strategi macem-macem berbeda itu biasa, yang penting semua strategi dalam satu prinsip yakni untuk umat, untuk NU dan untuk NKRI," sambung dia. Lily Wahid semasa hidup memang dikenal sebagai aktivis yang vokal. Ketika menjadi anggota DPR RI, ia juva dikenal vokal.
Yenny Wahid, putri Gus Dur juga kagum pada Lily Wahid. Ia menilai almarhumah sebagai panutannya. "Bu Lily adalah orang yang idealis, beliau punya semangat juang yang sangat tinggi, punya perhatian terhadap masalah-masalah di masyarakat yang kepekaan sosialnya sangat tinggi," ungkap Yenny.
"Beliau kalau melihat sesuatu yang dianggap tidak adil, maka beliau akan berjuang dengan sepenuh tenaga. Orangnya memang luar biasa semangatnya," kata Yenny tentang Lily Wahid, adik ayahnya.
Lily Wahid dimakamkan di pemakaman keluarga di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Selasa (10/5/2022) hari ini. Di makam ini bermayam ulama-ulama besar Nahdatul Ulama (NU) di antaranya makam Hadratussekh Hasyim Asy'ari pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus kakek Lily Wahid, kemudian makam ayahnya KH Abdul Wahid Hasyim dan makam saudara kandungnya, yakni Gus Dur serta KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah).
Lily Wahid meninggal dunia dalam usia 74 tahun pada Senin 9 Mei 2022 pukul.16:45 WIB. Ia sebelumnya dirawat di Pusat Jantung Terpadu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) karena mengalami gangguan jantung. Menurut keponakannya, Alissa Wahid, Lily pada akhir April 2022 lalu menjalani proses pemasangan stent atau ring di jantungnya di Jakarta Heart Center, Matraman, Jakarta. Ia sempat mengalami komplikasi sepsis, infeksi di paru-paru dan penyumbatan pendarahan di kepala sebelum akhirnya meninggal dunia.( Arry/ Oriz)











