Breaking News
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Hari Terumbu Karang Menteri KP Ajak Memajukan Konservasi Laut

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono.Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
- Indonesiamaritimenews.com(IMN), JAKARTA: Memperingati ulang tahun ke-16 CTI-CFF secara resmi meluncurkan perayaan Hari Terumbu Karang 2025 yang dibuka Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, ini di Jakarta, Kamis (22/5/2025).
- Menteri Kelautan dan Perikanan pada kesempatan itu mendorong dan mengajak anggota Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF), bersama-sama memajukan Konservasi Laut.
- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kalautan dan Perikanan (KKP) sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada mitra Prakarsa Segitiga Terumbu Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan (CTI-CFF) atas dukungan dalam mencapai tujuan Regional Plan of Action (RPOA) dan memajukan Kerangka Keanekaragaman Hayati Global 2030.
- Pada kesempatan itu sekaligus mengadakan media gathering yang mempertemukan diplomat CT6 yang berbasis di Jakarta, pemimpin pemerintah, masyarakat sipil, media, dan mitra regional untuk menyoroti upaya bersama antara CTI-CFF dan KKP dalam memajukan konservasi laut, perikanan berkelanjutan, ketahanan pangan, dan ketahanan masyarakat pesisir di seluruh Segitiga Terumbu Karang—sebuah kawasan yang diakui secara global sebagai pusat keanekaragaman hayati laut.
- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono,saat ini memimpin CTI-CFF untuk periode 2024–2026. Hal ini semakin memperkuat peran kepemimpinan Indonesia dalam tata kelola kelautan regional.
- Kepemimpinan ini diperkuat dengan adopsi kebijakan Ekonomi Biru. Indonesia menyoroti komitmen strategis negara terhadap pengelolaan sumber daya laut
- secara berkelanjutan, mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan ekosistem dan ketahanan masyarakat.
- "Kebijakan Ekonomi Biru juga mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasional mendukung untuk mencapai triple win yaitu pertumbuhan ekonomi 8%, penurunan kemiskinan menuju 0%, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pelaksanaan kebijakan ekonomi
- biru sektor kelautan dan perikanan menuju Indonesia Emas 2045 merupakan kerja besar dan diperlukan upaya akselerasi program prioritas, sinergitas dan integrasi melalui kerja sama," ungkap Trenggono.
- Menteri Trenggono menambahkan, sebagai negara tuan rumah Sekretariat Regional CTI-CFF ldan memiliki sekitar 65% dari Kawasan Segitiga Terumbu Karang Indonesia tetap berkomitmen untuk bekerja sama dan mendorong mitra regional dalam menjaga ekosistem laut dan memajukan konservasi laut.
- Hari Terumbu Karang 2025 adalah momen untuk refleksi, kolaborasi, dan aksi yang diperbarui.“Tonggak sejarah ini bukan hanya perayaan perjalanan CTI-CFF, tetapi juga pengingat tanggung jawab bersama kita,” tandas Menteri Trenggono.(ARRY/Oryza)
Write a Facebook Comment











