- Hari Keenam Mencari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Kapal TNI AL Kembali Temukan Pelampung
- Kapal Virgo Transport 8 Bawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Ini Kronologisnya
- Kapal Virgo Transport 8 Bawa 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa
- Gempa di Kepulauan Seribu Magnitudo 6,5 Terasa di Sumatera Barat hingga Jawa Timur
- Ubah Pola Pikir dan Tingkatkan Produktivitas, Kemnaker Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI
- Gempa Kepulauan Seribu, KRL Sempat Berhenti Operasional
- Kepulauan Seribu Digoyang Gempa 5,9 M, Masyarakat Jakarta Waspada
- Temuan Life Jacket di Perairan Anyer Dipastikan Bukan Milik 5 Jurnalis Peliput Gunung Anak Krakatau
- Nah Lho... Polisi Militer Kodaeral V Razia THM, Prajurit Dilarang Keluyuran ke Diskotek
- Pelindo Banten Buka Akses Pelabuhan Ciwandan untuk Kapal SAR Basarnas
Hari Keenam Mencari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Kapal TNI AL Kembali Temukan Pelampung

Keterangan Gambar : TNI AL bersama tim gabungan terus mengintensifkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten. Pada Minggu (13/9/2026) kembali ditemukan satu life jacket mengapung di perairan Selat Sunda. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Memasuki hari keenam operasi pencarian dan pertolongan lima jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda TNI AL kembali menemukan sebuah pelampung, Minggu (13/9/2026).
Operasi SAR (search and rescue) mencari lima jurnalis dan kru kapal yang belum ditemukan, TNI AL bersama tim gabungan terus mengintensifkan penyisiran pencarian kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten.
Dalam perkembangan terbaru operasi pencarian, pada pukul 09.30 WIB, KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten kembali menemukan satu buah life jacket (pelampung) berwarna oranye bertuliskan “KM. Samudera Pratama”. Benda tersebut ditemukan di perairan sebelah barat Cikoneng, tepatnya pada titik koordinat 06°01'59" S–105°52'49" T.
Baca Lainnya :
- Kapal Virgo Transport 8 Bawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Ini Kronologisnya0
- Kapal Virgo Transport 8 Bawa 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa0
- Gempa di Kepulauan Seribu Magnitudo 6,5 Terasa di Sumatera Barat hingga Jawa Timur0
- Gempa Kepulauan Seribu, KRL Sempat Berhenti Operasional0
- Kepulauan Seribu Digoyang Gempa 5,9 M, Masyarakat Jakarta Waspada0
Life Jacket ini adalah temuan ketiga hasil penyisiran di perairan Selat Sunda. Sebelumnya kapal TNI AL juga menemukan dua pelampung warna oranye di hari yang berbeda. Temuan ini menjadi petunjuk penting bagi unsur armada pencari untuk memperketat titik penyisiran di sekitar lokasi penemuan.
Selain memfokuskan penyisiran pada koordinat terdekat, tim SAR gabungan juga aktif menjalin komunikasi serta membagikan informasi sektor SAR kepada kapal-kapal niaga maupun kapal melintas lainnya.
Temuan pelampung tersebut langsung dibawa menuju ke posko untuk diidentifikasi. Hingga saat ini, TNI AL dan Tim SAR Gabungan tidak berspekulasi karena belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau bukan.
Fokus Mencari Speedboat
Operasi ini difokuskan untuk menemukan satu unit speedboat yang membawa delapan penumpang terdiri dari lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).
Dalam pencarian ini, TNI AL mengerahkan berbagai unsur dan armada patroli meliputi KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer I-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RHIB Peucang Lanal Banten, RHIB 02 Banten, RHIB 02 Lampung, serta unsur SAR dan instansi gabungan yang meliputi KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa, KP Sanjaya, dan KP Hayabusa.
TNI AL berkomitmen mengoptimalkan seluruh sumber daya alutsista dan personel untuk melanjutkan upaya pencarian terhadap para pejuang informasi dan awak kapal hingga ditemukan sesuai dengan perintah Presiden RI Prabowo Subianto.
Seperti diketahui, lima jurnalis dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) saat tengah melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatu. Kelima jurnalis tersebut yaitu: Arie Basuki (Merdeka.com), M Bagus Khoirunnas (Antara), Yudhistiro (iNews), Daus (Anadolu), serta Donal (jurnalis freelance). Mereka saat itu sedang menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Han/Mar)











