- Menaker Minta Kuota MagangHub BRI Diperluas
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo: Kita di Jalur yang Benar
- Zero Kendaraan ODOL 2027, Pelabuhan Tanjung Perak Lokasi Uji Coba Penertiban
- Ini Dilakukan NPCT1 Melangkah Satu Dekade Kinerja Tumbuh dan Kuat
- Kekayaan Laut Dicuri, Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster
- Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi Terintegrasi dengan Industri di KEK
- IPC TPK Sabet Platinum Award di Ajang IARA 2026
- IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK
- Dorong Percepatan Koperasi Merah Putih, Tim Verbal Mabes TNI Perkuat Sinergi dengan Pemkab Pacitan
- KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub dan ASDP Pastikan Pelabuhan Merak Tetap Normal
Kepulauan Seribu Digoyang Gempa 5,9 M, Masyarakat Jakarta Waspada

Keterangan Gambar : Wilayah Kepulauan Seribu digoyang gempa. Foto: BMKG
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Gempa bumi berkekuatan
Magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu tepatnya 6 kilometer Tenggara, Sabtu (12/9/2026) dini hari pukul 04.23 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan episentrum gempa terletak pada koordinat 5,81 Lintang Selatan (LS) dan 106,56 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 376 km. BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini tsunami.
Baca Lainnya :
- Temuan Life Jacket di Perairan Anyer Dipastikan Bukan Milik 5 Jurnalis Peliput Gunung Anak Krakatau0
- TNI AL Kembali Temukan Pelampung di Selat Sunda, 5 Jurnalis Hilang Belum Terlacak0
- Pencarian 5 Jurnalis di Perairan Banten, TNI AL Temukan Pelampung dan Botol Mengapung0
- Ketua PWI Jaya: Menuju 5 Abad Jakarta, Anugerah Jurnalistik MHT 2026 Baru Tahap Pemanasan0
- Hari ketiga pencarian 5 Jurnalis, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Terus Sisir Selat Sunda0
Meski tidak mengeluarkan peringatan dini tsunami, BMKG mengingatkan masyarakat agar waspada akan kemungkinan gempa susulan. Sejauh ini belum ada laporan tentang kerusakan bangunan sebagai dampak gempa di Kepulauan Seribu.
Sementara itu sebagian warga Jakarta mengaku tidak merasakan getaran gempa. Mereka mengetahui Kepulauan Seribu Digoyang gempa dari berita dan informasi di media sosial.
"Saya nggak merasakan apa-apa. Mungkin karena masih tidur ya. Anak-anak juga masih tidur," kata Desi, warga Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Meski demikian, ia tetap waspada mengantisipasi gema susulan.
"Apalagi gempa yang di NNT kuat sekali ya. Saya sama keluarga ya pastinya waspadalah," sambung guru SMP ini.
Hal senada juga diungkapkan Prian, warga Pemalang yang merantau di Jakarta Barat. "Saya tau ada gempa dari medos. Kita semua harus waspada, lagi banyak bencana. Gunung api juga lagi pad meletus," tandasnya. (Riz/Mar)











