Breaking News
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Hari Ini Jalan Tol Cibitung – Cilincing Seksi 4 Beroperasi, Lebaran Moncer

Keterangan Gambar : Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) Seksi 4 mulai beroperasi secara fungsional pada hari ini, tanggal 1 April 2023. Foto: Humas IPC TPK
Indonesiamaritimenew.com (IMN), JAKARTA: Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) Seksi 4 mulai beroperasi secara fungsional pada hari ini, tanggal 1 April 2023, untuk menunjang arus mudik dan barang menjelang dan sepanjang Lebaran tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung beroperasinya JTCC Seksi 4 secara fungsional pada 1 April 2023. Pembangunan JTCC ini merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menciptakan layanan logistik yang terintegrasi yakni melalui pembangunan infrastruktur, dan JTCC Seksi 4 juga termasuk ke dalam bagian dari sederet jalan tol baru di Indonesia yang beroperasi fungsional saat arus mudik lebaran,” jelas Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL, Joko Noerhudha, di Jakarta, Sabtu (1/4).
Pengguna jalan tol dari arah Cibitung, Telaga Asih, Gabus, dan Tarumajaya yang akan menuju IC Cilincing dapat masuk melalui Gerbang Tol (GT) Marunda menuju Tol JORR-1, melalui ruas Tol Akses Tanjung Priok (ATP) ke arah Tanjung Priok sampai dengan Tol Dalam Kota, kemudian bagi pengguna yang akan menuju arah Cikunir, Pasar Minggu, sampai Pondok Indah, dapat mengakses Ramp 4, sedangkan pengguna jalan yang ingin keluar ke jalan arteri dapat mengambil jalur paling kiri ke arah GT Semper.
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) melalui PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP) akan bekerja sama dengan pihak Hutama Karya selaku operator Ruas Tol Akses Tanjung Priok terkait pengoperasian GT Marunda dan GT Semper sehingga akan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan tol pada saat pengoperasian secara fungsional guna mendukung arus kendaraan logistik serta kelancaran arus mudikdan barang menjelang dan sepanjang lebaran tahun 2023.
Pengguna jalan yang akan memanfaatkan Jalan Tol Cibitung – Cilincing pada saat arus mudik menuju ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan seterusnya, dapat melalui On Ramp dari arteri Semper Timur menuju arah Marunda, dan dapat langsung menuju ke Jalan Tol Jakarta – Cikampek arah Cibitung di sekitar KM 25 (IC Cibitung) , melalui GT Cibitung 2 dan dapat melanjutkan perjalanan ke Ruas Tol Cikampek Palimanan (Cipali).
Begitu juga pengguna jalan yang akan menuju Bandara Soekarno Hatta dan sebaliknya, dapat menggunakan akses Toll to Toll JORR-1 menuju Tol Dalam Kota dan Tol Bandara, Jalan Tol Sedyatmo tanpa harus melewati kepadatan di Simpang Susun Cikunir ataupun Tol Dalam Kota arah Semanggi.
Kehadiran JTCC, diharapkan dapat memicu pertumbuhan kawasan permukiman/land development baru di sekitar trase jalan tol yang dapat tersambung langsung dengan JTCC serta dapat memberika dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhanl
ekonomi nasional terutama masyarakat di sekitar wilayah JTCC.
“Pembangunan JTCC ini dilakukan sebagai partisipasi SPSL dalam mendukung program Presiden Joko Widodo dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia yang merupakan hal penting sebagai pondasi sebuah negara maju, sehingga dapat mendorong persaingan produk dalam dan luar negeri, serta merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang bertujuan untuk mewujudkan layanan logistik yang terintegrasi.” kata Joko Noerhudha menyudahi. ( Oryza/ MAR)
Write a Facebook Comment











