Breaking News
- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
Hari Ini Jalan Tol Cibitung – Cilincing Seksi 4 Beroperasi, Lebaran Moncer

Keterangan Gambar : Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) Seksi 4 mulai beroperasi secara fungsional pada hari ini, tanggal 1 April 2023. Foto: Humas IPC TPK
Indonesiamaritimenew.com (IMN), JAKARTA: Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) Seksi 4 mulai beroperasi secara fungsional pada hari ini, tanggal 1 April 2023, untuk menunjang arus mudik dan barang menjelang dan sepanjang Lebaran tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung beroperasinya JTCC Seksi 4 secara fungsional pada 1 April 2023. Pembangunan JTCC ini merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menciptakan layanan logistik yang terintegrasi yakni melalui pembangunan infrastruktur, dan JTCC Seksi 4 juga termasuk ke dalam bagian dari sederet jalan tol baru di Indonesia yang beroperasi fungsional saat arus mudik lebaran,” jelas Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL, Joko Noerhudha, di Jakarta, Sabtu (1/4).
Pengguna jalan tol dari arah Cibitung, Telaga Asih, Gabus, dan Tarumajaya yang akan menuju IC Cilincing dapat masuk melalui Gerbang Tol (GT) Marunda menuju Tol JORR-1, melalui ruas Tol Akses Tanjung Priok (ATP) ke arah Tanjung Priok sampai dengan Tol Dalam Kota, kemudian bagi pengguna yang akan menuju arah Cikunir, Pasar Minggu, sampai Pondok Indah, dapat mengakses Ramp 4, sedangkan pengguna jalan yang ingin keluar ke jalan arteri dapat mengambil jalur paling kiri ke arah GT Semper.
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) melalui PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP) akan bekerja sama dengan pihak Hutama Karya selaku operator Ruas Tol Akses Tanjung Priok terkait pengoperasian GT Marunda dan GT Semper sehingga akan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan tol pada saat pengoperasian secara fungsional guna mendukung arus kendaraan logistik serta kelancaran arus mudikdan barang menjelang dan sepanjang lebaran tahun 2023.
Pengguna jalan yang akan memanfaatkan Jalan Tol Cibitung – Cilincing pada saat arus mudik menuju ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan seterusnya, dapat melalui On Ramp dari arteri Semper Timur menuju arah Marunda, dan dapat langsung menuju ke Jalan Tol Jakarta – Cikampek arah Cibitung di sekitar KM 25 (IC Cibitung) , melalui GT Cibitung 2 dan dapat melanjutkan perjalanan ke Ruas Tol Cikampek Palimanan (Cipali).
Begitu juga pengguna jalan yang akan menuju Bandara Soekarno Hatta dan sebaliknya, dapat menggunakan akses Toll to Toll JORR-1 menuju Tol Dalam Kota dan Tol Bandara, Jalan Tol Sedyatmo tanpa harus melewati kepadatan di Simpang Susun Cikunir ataupun Tol Dalam Kota arah Semanggi.
Kehadiran JTCC, diharapkan dapat memicu pertumbuhan kawasan permukiman/land development baru di sekitar trase jalan tol yang dapat tersambung langsung dengan JTCC serta dapat memberika dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhanl
ekonomi nasional terutama masyarakat di sekitar wilayah JTCC.
“Pembangunan JTCC ini dilakukan sebagai partisipasi SPSL dalam mendukung program Presiden Joko Widodo dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia yang merupakan hal penting sebagai pondasi sebuah negara maju, sehingga dapat mendorong persaingan produk dalam dan luar negeri, serta merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang bertujuan untuk mewujudkan layanan logistik yang terintegrasi.” kata Joko Noerhudha menyudahi. ( Oryza/ MAR)
Write a Facebook Comment











