Breaking News
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
Hadapi Tantangan Era Industri Berbasis Digital, Ini Strategi Universitas Mercu Buana

Keterangan Gambar : Wisuda Diploma ke LIII, Sarjana ke LVII dan Magister ke XLIV Tahun Akademik 2022/2023 Universitas Mercu Buana. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: Perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih dan kecerdasan buatan yang semakin masif, telah mengubah tata cara manusia berkompetisi di era industri berbasis teknologi digital. Universitas Mercu Buana siap menghadapi tantangan tersebut
Saat ini, persaingan tidak lagi hanya antar manusia, tetapi juga melibatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai pesaing baru. AI telah menggantikan beberapa aktivitas manusia seperti proses produksi, pemrosesan data, customer service, pemantauan dan pengawasan, serta keuangan.
Itulah yang menjadi pesan yang disampaikan Rektor Universitas Mercu Buana dalam acara Wisuda Diploma ke LIII, Sarjana ke LVII dan Magister ke XLIV Tahun Akademik 2022/2023 yang digelar pada Rabu (8/3/2023) di ICE BSD, Tangerang.
"Kita perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan dunia kerja dalam industri berbasis teknologi digital. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan, di antaranya belajar dan terus belajar, berkolaborasi dan berbagi, serta berpikir kreatif dan inovatif untuk menemukan solusi baru dan menghadapi tantangan baru dalam industri berbasis teknologi digital," ujar Prof. Dr. Andi Adriansyah, M. Eng.
Sebagai universitas yang didorong Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI III) menjadi World Class University, Universitas Mercu Buana menyadari bahwa teknologi tidak selalu menggantikan pekerjaan manusia secara total, melainkan lebih membantu dan memperluas kemampuan manusia.
Untuk itu, Universitas Mercu Buana telah melakukan adaptasi dalam proses belajar mengajar di lingkungan kampus. Saat ini, Universitas Mercu Buana menyelenggarakan pembelajaran melalui sistem e-learning dan pembelajaran jarak jauh berbasis internet. Selain itu, juga telah melakukan adaptasi pada kurikulum dan mata kuliah yang diajarkan agar kompatibel dengan dunia industri digital yang ada saat ini.
"Kami terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada demi melahirkan lulusan yang kompatibel dengan dunia industri berbasis teknologi digital dengan tidak melupakan pendidikan budi pekerti kepada para mahasiswa," kata Andi.
TOREHKAN PRESTASI
Dalam menghadapi persaingan dunia kerja di era industri berbasis teknologi digital, Universitas Mercu Buana telah berhasil menorehkan berbagai prestasi yang bisa dibanggakan. Antara lain menempati ranking kedua PTS Terbaik di DKI Jakarta versi Webometric 2023 dan ranking keempat PTS Terbaik di Indonesia versi Webometric 2023.
Selain itu, sejumlah mahasiswa Universitas Mercu Buana juga berhasil meraih prestasi dalam berbagai ajang kegiatan baik level nasional maupun Asia. Seperti juara pertama dalam Speech Competition Asian English Olympic in Speech dan juara 3 Newscasting Competition dalam National English Competition cabang Newscasting National Competition 2023.
Dalam Semester Genap Tahun Akademik 2022-2023, Universitas Mercu Buana juga mencatat sejumlah pencapaian penting. Capaian tersebut antara lain terdapat 923 mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai program, jumlah mahasiswa baru tercatat sebanyak 3.919 mahasiswa, dan 96,11% alumni bekerja di dunia industri yang bervariasi.
Alumni Universitas Mercu Buana antara lain bekerja di industri perbankan, e-commerce, FMCG (Fast Moving Consumer Goods), kesehatan & farmasi, dan konstruksi. Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa Universitas Mercu Buana siap dan komitmen untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di era industri berbasis teknologi digital. (Fat/Oryza)
Write a Facebook Comment











