- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Gerilya di California AS, Marinir TNI AL dan USMC Turunkan Sniper

Keterangan Gambar : Prajurit Marinir TNI AL bersama The United States Marine Corps (USMC) melaksanakan Latihan Militer Bersama (Latma) Reconex 2025 di MCB Camp Pendleton, California, Amerika Serikat. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Prajurit Marinir TNI AL bersama The United States Marine Corps (USMC) melaksanakan Latihan Militer Bersama (Latma) Reconex 2025 yang berlangsung mulai tanggal 27 Mei hingga 16 Juni 2025 di MCB Camp Pendleton, California, Amerika Serikat.
Adapun peserta latihan dari TNI AL yaitu berjumlah enam personel dari Kormar/Pasmar 3/Yontaifib 3 Mar yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Intai Amfibi 3 Marinir Pasmar 3 Sorong, selaku Dansatgas Latma Reconex 2025, Letkol Marinir Aristoyuda.
Sedangkan dari USMC juga menurunkan enam personelnya dari I MEF/1st Marine Division/1st Recon Battalion/Bravo Company.
Selain mendapatkan teori-teori taktis, para peserta juga melaksanakan latihan pendahuluan yaitu menembak sniper atau Sniper Course bersama 1st Recon Batt di bawah satuan latih dari EOTG Special Training Branch yang telah dilaksanakan pada tanggal 27 Mei hingga 30 Mei 2025.
Baca Lainnya :
- 75 Tahun Bersahabat, Indonesia-Perancis Tandatangani 21 Kesepakatan, Ini Rinciannya0
- KTT ke-46 ASEAN, Presiden Prabowo Dukung Timor Leste dan PNG Jadi Anggota Penuh0
- Indonesia-Tiongkok Tandatangani MoU, Ini 12 Sektor Kerja Sama yang Disepakati0
- Diikuti 25 Negara, KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 Unjuk Kekuatan di Ajang LIMA Malaysia0
- Deputy Force Commander UNIFIL Kunjungan Kehormatan ke KRI Sultan Iskandar Muda-3670
Para peserta Latma Reconex 2025 mendapatkan berbagai materi penting diantaranya Pengenalan Senjata Sniper Organik US Recon, anti personel: Barrett MRAD MK22 7.62 mm, anti materiel: Barrett M82 12.7 mm, teknik penyamaran, pengintaian, dan penghadangan, mengukur jarak tembak, membaca arah angin, dan bergerak mendekati sasaran. Selanjutnya pelaksanaan latihan utama akan digelar mulai tanggal 2 Juni hingga 16 Juni 2025.
Keikutsertaan Prajurit Marinir TNI AL dalam Latma Reconex 2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya baik dalam bidang Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dengan negara sahabat guna menjaga kedaulatan negara dan stabilitas keamanan di kawasan. Hal ini selaras dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Selain itu, dengan terlibatnya prajurit TNI AL dalam latihan tersebut juga dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuannya dalam bidangnya masing-masing guna mewujudkan prajurit yang profesional, tangguh, dan berdaya saing. (Arry/Oryza)











