- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
- Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal
- Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka-luka
- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
- Korban Tewas Diperkirakan Lebih 5 Orang, Banyak Terjepit di Dalam Gerbong
Ganja dan BBM Gagal Diselundupkan ke Papua Nugini Keburu Diciduk TNI AL

Keterangan Gambar : Tim X Quick Response (XQR) Satrol Lantamal X Jayapura bersama Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Skouw Sae menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PAPUA: Ganja dan BBM gagal diselundupkan ke negara sebelah Papua Nugini keburu tercium dan diciduk TNI AL
Tm X Quick Response XQR) Satrol Lantamal X Jayapura bersama Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Skouw Sae menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Barang-barang tersebut dibawa dari Jayapura menuju Papua Nugini (PNG).
Baca Lainnya :
- Ditangkap Satgaspam Lanal Labuan Bajo, Penyelundupan Rokok Ilegal Rp2,49 Miliar Gagal0
- Arus Mudik Idul Fitri 2024, KSOP Tanjung Priok dan Stakeholder Siapkan Layanan Terbaik0
- Kota Padang Dikepung Banjir, Lantamal II Terjunkan 2 Tim Siaga Evakuasi Warga0
- Prakiraan Tinggi Gelombang dan Sebaran Hujan, 3 Maret-9 Maret 20240
- Bus Seruduk 7 Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Seorang Tewas0
Upaya penyelundupan digagalkan TNI AL di Perairan Teluk Youtefa Jayapura Papua, Rabu (27/3/2024). Kejadian berawal saat prajurit TNI AL melaksanakan patroli wilayah perbatasan RI-PNG dan melakukan observasi di sekitar muara perairan Skow Sae. Mereka melihat sebuah perahu motor membawa empat orang bergerak dari Skouw Yambe.
Tim mendekati dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan narkotika jenis ganja 2,8 gram, BBM ilegal sebanyak 135 liter. Petugas mengamankan 4 orang, 3 di antaranya memiliki kartu pelintas batas. BBM jenis Pertalite yang diangkut dari Skouw Yambe, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, ini rencananya akan dibawa menuju ke PNG.
Komandan Lantamal X Jayapura, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ludi Prastyono, didampingi Dansatrol Lantamal X Letkol Laut (P) Dedy Obet mengatakan, berkat respon cepat dan tingkat kesiapsiagaan Tim XQR dan Posal Skouw Sae berhasil menangkap Speed pelintas batas tersebut.
Danlantamal X Jayapura menjelaskan hasil koordinasi dengan Imigrasi Kelas I TPI Jayapura terhadap 4 orang WNA PNG pelintas batas, dan barang bukti Ganja agar Satrol Lantamal X melaksanakan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua.
Sementara itu, untuk muatan BBM ilegal sebanyak 135 liter, Satrol Lantamal X berkoordinasi dengan Bea Cukai Jayapura guna penyidikan lanjutan dan terhadap kartu pelintas batas yang diduga dipalsukan.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam merespon upaya tindakan pelanggaran hukum di wilayah perbatasan, dalam hal ini upaya penyelundupan narkotika dan BBM ke negara tetangga. (Arry/Oryza)











