- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
Ganja dan BBM Gagal Diselundupkan ke Papua Nugini Keburu Diciduk TNI AL

Keterangan Gambar : Tim X Quick Response (XQR) Satrol Lantamal X Jayapura bersama Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Skouw Sae menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PAPUA: Ganja dan BBM gagal diselundupkan ke negara sebelah Papua Nugini keburu tercium dan diciduk TNI AL
Tm X Quick Response XQR) Satrol Lantamal X Jayapura bersama Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Skouw Sae menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Barang-barang tersebut dibawa dari Jayapura menuju Papua Nugini (PNG).
Baca Lainnya :
- Ditangkap Satgaspam Lanal Labuan Bajo, Penyelundupan Rokok Ilegal Rp2,49 Miliar Gagal0
- Arus Mudik Idul Fitri 2024, KSOP Tanjung Priok dan Stakeholder Siapkan Layanan Terbaik0
- Kota Padang Dikepung Banjir, Lantamal II Terjunkan 2 Tim Siaga Evakuasi Warga0
- Prakiraan Tinggi Gelombang dan Sebaran Hujan, 3 Maret-9 Maret 20240
- Bus Seruduk 7 Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Seorang Tewas0
Upaya penyelundupan digagalkan TNI AL di Perairan Teluk Youtefa Jayapura Papua, Rabu (27/3/2024). Kejadian berawal saat prajurit TNI AL melaksanakan patroli wilayah perbatasan RI-PNG dan melakukan observasi di sekitar muara perairan Skow Sae. Mereka melihat sebuah perahu motor membawa empat orang bergerak dari Skouw Yambe.
Tim mendekati dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan narkotika jenis ganja 2,8 gram, BBM ilegal sebanyak 135 liter. Petugas mengamankan 4 orang, 3 di antaranya memiliki kartu pelintas batas. BBM jenis Pertalite yang diangkut dari Skouw Yambe, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, ini rencananya akan dibawa menuju ke PNG.
Komandan Lantamal X Jayapura, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ludi Prastyono, didampingi Dansatrol Lantamal X Letkol Laut (P) Dedy Obet mengatakan, berkat respon cepat dan tingkat kesiapsiagaan Tim XQR dan Posal Skouw Sae berhasil menangkap Speed pelintas batas tersebut.
Danlantamal X Jayapura menjelaskan hasil koordinasi dengan Imigrasi Kelas I TPI Jayapura terhadap 4 orang WNA PNG pelintas batas, dan barang bukti Ganja agar Satrol Lantamal X melaksanakan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua.
Sementara itu, untuk muatan BBM ilegal sebanyak 135 liter, Satrol Lantamal X berkoordinasi dengan Bea Cukai Jayapura guna penyidikan lanjutan dan terhadap kartu pelintas batas yang diduga dipalsukan.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam merespon upaya tindakan pelanggaran hukum di wilayah perbatasan, dalam hal ini upaya penyelundupan narkotika dan BBM ke negara tetangga. (Arry/Oryza)











