- Ini Langkah IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas ke Generasi Muda Jakarta Utara
- Buka Maritime Expo 2026, Wamenhub Suntana Apresiasi Pengabdian Pelaut Indonesia
- Bangun Proyek Dermaga Tanpa Izin, Dua Perusahaan di Riau Disegel KKP
- Puluhan Ekor Hiu Bambu Hasil Penangkaran Dilepas KKP di Laut Kepulauan Seribu
- Libur Sekolah, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
- Kapal Perang Inggris HMS Tamar (P233) Merapat di Jakarta, Ada Apa ?
- Pelindo Regional 2 Priok Gandeng Kejaksaan Tangani Kepastian Hukum Penyelenggaraan Kegiatan Kepelabuhanan
- Ini Hasil RUPS Pelindo 2025: Kinerja Tumbuh, Setor ke Negara Rp7,81 Triliun
- Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim
- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah
Baharkam Polri Sosialisasi Pra-Audit Pra-Audit Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas di PT Timah Tbk

Keterangan Gambar : Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H dari Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan sosialisasi Pra-Audit Pra-Audit Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas di PT Timah Tbk, Pangkalpinang. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PANGKALPINANG: PT Timah (Persero) Tbk. bersinergi dengan Baharkam Polri menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Pra-Audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP). Kegiatan hari pertama diselenggarakan di Gedung Graha PT Timah, Pangkalpinang, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Sosialisasi, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H. Hadir pula Wakapolda Babel, Brigjen Pol Murry Miranda, S.I.K., M.H., dan Dirpamobvit Polda Babel. Dari perusahaan hadir Direktur Operasi PT Timah, Handy Geniardi, beserta jajaran kepala divisi dan bidang.
Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan agenda utama memberikan pemahaman mendalam mengenai standar keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas). Direktur Operasi PT Timah, Handy Geniardi, dalam sambutannya menekankan pentingnya standarisasi pengamanan untuk mendukung keberlangsungan operasional perusahaan tambang plat merah tersebut.
Baca Lainnya :
- Dor! Tembakan Peringatan TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 125.000 Benih Bening Lobster di Perairan Jambi0
- Ratusan Liter Miras Sopi Nyaris Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tual, Pelaku Diringkus Aparat TNI dan Polri 0
- Dor! Speed Boat Bawa 14 Pekerja Ilegal Disergap TNI AL di Perairan Karimun, Tekong dan ABK Diamankan0
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap0
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel0
Senada dengan hal itu, Wakapolda Babel, Brigjen Pol Murry Miranda, menyatakan bahwa penerapan SMP bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan krusial dalam mitigasi risiko gangguan keamanan di wilayah kerja PT Timah.
Memasuki sesi inti, para peserta dibekali materi teknis oleh para auditor profesional. Kombes Pol Edy Sumardi memaparkan prosedur pemberian jasa sistem manajemen pengamanan, sementara Auditor Profesional, Budi Purwoto, S.E., mengupas tuntas implementasi 5 elemen dan 118 kriteria SMP yang menjadi standar nasional.
"Kami ingin memastikan seluruh elemen di PT Timah memiliki frekuensi yang sama dalam memahami prosedur keamanan. Dengan pemahaman pada 5 elemen dan 118 kriteria ini, kita membangun benteng pertahanan perusahaan yang lebih modern dan terukur," ujar Kombes Pol Edy Sumardi.
Komitmen Bersama
Salah satu momen krusial dalam kegiatan ini adalah penandatanganan komitmen bersama antara pihak Baharkam Polri dan jajaran manajemen PT Timah (Persero) Tbk. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan perusahaan untuk menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan secara konsisten dan berkelanjutan.
Hingga penutupan kegiatan pada pukul 18.00 WIB, acara berjalan dengan lancar dan interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam sesi tanya jawab yang dipandu oleh Auditor Profesional Ir. Mohammad Zari, M.M.
Melalui pelatihan pra-audit ini, PT Timah (Persero) Tbk. diharapkan dapat segera memenuhi kualifikasi standar pengamanan yang ditetapkan oleh Polri, guna menjamin keamanan operasional di seluruh wilayah bisnis perusahaan. (Bow/*)











