- Angkut Bantuan Kemanusiaan ke NTT, Menteri Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan
- Keren.. Prajurit TNI AL Menggelar Upacara Pengibaran Merah Putih di Bawah Laut
- Merah Putih Berkibar Serentak di Kepri, Kodaeral IV Kobarkan Semangat Kemerdekaan
- Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Majukan Ekonomi Indonesia
- Warga: Istana Menyala... HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia Meriah
- PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Pakai KM Tidar
- Presiden Prabowo Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka
- Pelabuhan Pelindo di NTT Berangsur Normal, Pemulihan Maumere Dipercepat
- Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Monas-Dukuh Atas
- Pasukan Katak TNI AL dan US Navy Seal Team One Adu Kemampuan
Gagal Penyelundupan Ribuan Baby Lobster, Pelaku Keburu Dibekuk Tim SFQR TNI AL

Keterangan Gambar : Tim Satgas SFQR Lanal Banyuwangi menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) atau Baby Lobster. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANYUWANGI: Tim Satgas Second Fleet Quick Renponse (SFQR) Lanal Banyuwangi, menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) sebanyak 9.244 ekor sekaligus menangkap terduga pelaku penyelundupan di wilayah Grajagan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (2/6/2024).
Penangkapan terduga pelaku berawal saat anggota tim Satgas memantau adanya kegiatan yang mencurigakan di salah satu rumah warga di Grajagan. Tim akhirnya mendapatkan keyakinan bahwa ada benih lobster yang akan diselundupkan ke luar wilayah Banyuwangi.
Baca Lainnya :
- Buronan Kakap Thailand Diringkus Polri di Bali, Ini Kejahatannya0
- Dor.. dor! Sindikat Narkoba Internasional Dilibas Tim F1QR di Perairan Tembilik, Diupah Rp 35 Juta0
- Tim SFQR TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ballpress di Nunukan0
- Pulang ke Indonesia Lewat Jalur Ilegal, TKI Digelandang Tim F1QR0
- Komplotan Perompak Digulung Hantu Laut Lanal Timika0
Dengan cepat tim Satgas mengambil langkah pencegahan dengan melakukan penyergapan pelaku sebelum keluar wilayah Banyuwangi. Dua orang terduga pelaku berinisial HS (46 th) dan MS (63 th) yang membawa barang bukti benih lobster jenis pasir sebanyak 9.244 ekor yang dikemas ke dalam 46 kantong plastik menggunakan mobil sedan warna hitam, berhasil diamankan.
HS dan MS merupakan kurir yang bertugas mengantarkan barang kepada seseorang dengan inisial IR alias DO. Upaya memancing penerima barang (IR) sudah dilakukan namun IR tidak muncul, sehingga HS dan MS tersangka pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mako Lanal Banyuwangi untuk ditindak lanjuti.
Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Hafidz, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Satgas tersebut salah satu tugasnya adalah memantau setiap kegiatan penangkapan benih lobster di wilayah kerja Lanal Banyuwangi, khususnya di perairan wilayah selatan antara lain Grajagan, Rajegwesi, Pancer sampai Puger Jember. Wilayah Banyuwangi merupakan salah satu wilayah penghasil benih lobster.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan respon cepat terhadap segala informasi yang diterima, khususnya dalam hal ini pelanggaran tindak ilegal penyelundupan BBL di wilayah pelayaran Indonesia. (Arry/Oryza)











