- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Duka Mayangsari Ditinggal Ibunda Larasatun Menghadap Yang Kuasa

Keterangan Gambar : Kenangan Mayangsari dan keluarga bersama ibunya. Foto:instagram
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA : Mayangsari, penyanyi senior yang juga istri Bambang Trihatmodjo, tengah berduka. Mayang harus rela melepaskan ibunda tercinta, Larasatun menghadap ilahi.
Larasatun meninggal dunia dalam usia 76 tahun di kediamannya di Jalwn Kalibener Kelurahan Kranji, Purwokerto, Banyumas, pada Selasa 27 September 2022 sekitar pukul 16:15. Pesinden terkenal ini meninggalkan 1 putri dan 7 putri, 20 cucu dan 9 cicit. Keluarga menyebut, Larasatun meninggal dunia karena sakit yang sudah cukup lama.
Saat ibundanya tutup usia, Mayangsari dikabarkan tengah berada di Eropa. Pelantun lagu 'Harus Malam Ini' dan 'Tiada Lagi' itu langsung pulang ke Indonesia. Ibu satu putri ini tak bisa menyembunyikan rasa duka.
Baca Lainnya :
- Drajat Sulistyo Dirut SPMT: Saya Diminta Pak Arif Standarkan Semua Operasi dan Standar Komersil. 0
- Ribuan Jamaah Zikir Alkhidmat Kirim Doa Para Arwah Pahlawan dan Presiden RI,Santap Puluhan Tumpeng0
- 60 Warga Bengkong Batam Tak Mampu Ikut Sunatan Massal0
- Buya Syafii Wafat, Presiden Jokowi: Selamat Jalan Sang Guru Bangsa0
- Innalillahi... Buya Syafii Maarif Mantan Ketum PP Muhammadiyah Tutup Usia3
Jenazah Larasatun dikebumikan di TPU Tipar, Kelurahan Kranji, Purwokerto Timur, Rabu (28/9/2022) diiringi suasana haru. Mayangsari didampingi suaminya, Bambag Trihatmodjo tak henti mengusap air mata.
Sebagai catatan, Mayangsari adalah salah satu dari 7 putri pasangan Larasatun dan Ki Dalang Sugito Purbocarito. Darah seni Mayangsari mengalir deras dari ayahnya yang dikenal sebagai dalang kondang di Banyumas, dan ibunya yang juga pesinden terkenal.
Pada zamannya, Larasatun dikenal sebagai waranggono atau pesinden top julukan nama Nyi Woro Larasatun Cengkir Gading. Dia juga tercatat sebagai pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Bagian Kebudayaan.
Sugit Adji Sabdo Prijono, anak pertama Larasatun yang juga kakak kandung Mayangsari mengungkapkan, ibunya sosok yang sangat keras dalam mendidik 8 anaknya. Ibunya juga selalu memberi contoh teladan.
"Beliau adalah seniman jawa asal Banyumas. Sebagai sinden waranggono. Keras dalam mendidik dan memberikan keteladanan," kata Sugit kepada wartawan, Rabu (28/9/2022).
Diungkapkan Sigit, ibunya meninggal dunia akibat stroke yang dialaminya sejak tahun 2019 silam.( ORYZA)











