- 2.140 Kapal Diperiksa Ditjen Hubla, Jaga Keselamatan Angkutan Nataru 2026-2027
- Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas, TNI AL Tinjau Fasilitas Penyeberangan Pelabuhan Merak
- Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala, KM Dorolonda Perkuat Konektivitas Sulawesi Tengah
- Insiden KM Lawit di Ende, PELNI Siapkan Alternatif Transportasi Layani Penumpang Terdampak
- Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Rp3,48 T Digagalkan, Kapolri: 5,8 Juta Penduduk Terselamatkan
- Buoy dan Oil Boom Terpasang di Lokasi Bangkai KMP Batumandi, ASDP Perkuat Penanganan
- Pelindo-Jamdatun Kerja Sama Pemahaman Kepatuhan Hukum
- Merajut Masa Depan, Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar
- Stok Beras Nasional 4,56 juta ton, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
- Menaker Minta Kuota MagangHub BRI Diperluas
Duaar! Dentuman Meriam KRI Teluk Ambonia-503 Memecah Keheningan Laut Jawa

Keterangan Gambar : KRI Teluk Amboina-503 dalam rangka Operasi Trisula Jaya-25 menggelar latihan penembakan meriam dan senjata ringan pada Selasa (25/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dentuman meriam KRI Teluk Amboina-503 memecahkan keheningan laut Jawa. Para prajurit mengasah kemampuan menembak untuk kesiapan tempur.
KRI Teluk Amboina-503 dalam rangka Operasi Trisula Jaya-25 melaksanakan latihan penembakan meriam dan senjata ringan pada Selasa (25/11/2025) dengan sasaran tembak berupa drum di atas air.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan kesiapan tempur, ketepatan prosedur, dan profesionalisme para prajurit di medan operasi. Beberapa senjata yang digunakan yaitu meriam 37 mm, mitraliur 12,7 mm, serta Senjata ringan (Senri).
Baca Lainnya :
- Manuver Helikopter Panther HS-1306 TNI AL di Laut Mediterania Memukau Pasukan Asing0
- Tebar Bibit Ikan Nila di Kampung Yoka, Kodaeral X Dukung Program Ketahanan Pangan di Papua0
- Satgas Halilintar TNI AL Geledah Gudang di Bangka Belitung, Diduga Simpan Olahan Timah Ilegal0
- Dor! Tembakan Prajurit TNI AL Hentikan Pelarian Speed Boat Membawa PMI Ilegal di Tanjung Balai Karim0
- KRI Panah-626 Satkat Koarmada III Bikin Kapal Asing Menyerah Tak Berdaya0
Latihan diawali dengan pemeriksaan menyeluruh dari sistem persenjataan di kapal untuk memastikan kelancaran dan keamanan dari alat utama yang akan digunakan dalam latihan seperti briefing artlileri, broadcast pengamanan area penembakan, prosedur raid reporting dan prosedur komunikasi penembakan.
Komandan KRI Teluk Amboina-503, Letkol Laut (P) Dwi Bagus Roestiawan, menegaskan latihan ini merupakan bagian penting dari program pembinaan kemampuan personel dan penguatan profesionalisme prajurit.
“Kemampuan awak kapal dalam mengoperasikan setiap jenis senjata harus selalu terpelihara. Latihan penembakan ini tidak hanya untuk menguji performa sistem persenjataan, tetapi juga mengasah insting tempur, kedisiplinan, dan kesiapan prajurit dalam menghadapi setiap dinamika operasi di laut.” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, terukur, dan sesuai prosedur, latihan ini juga sekaligus menunjukkan kesiapan unsur KRI dalam mengamankan wilayah laut nasional dan menjalankan tugas operasi yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Laut. (Bow/Mar)











