- Hari Perhubungan Nasional 2026, Menhub: Momentum Evaluasi Pelayanan kepada Masyarakat
- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar
- Arus Petikemas Tumbuh 12,38 %, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif hingga Agustus 2026
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
- Welcome To Sea Giant, Indonesia Protective Sea Fortress, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Memasuki Laut Nusantara
- LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Presiden Prabowo: Danantara Wajib Bantu
- Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
- Pelindo Regional 2 Sambut SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Kenalkan Jejak Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa
- Resahkan Nelayan, 37 Rumpon Ilegal di Maluku Utara Ditertibkan KKP
Duaar! Dentuman Meriam KRI Teluk Ambonia-503 Memecah Keheningan Laut Jawa

Keterangan Gambar : KRI Teluk Amboina-503 dalam rangka Operasi Trisula Jaya-25 menggelar latihan penembakan meriam dan senjata ringan pada Selasa (25/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dentuman meriam KRI Teluk Amboina-503 memecahkan keheningan laut Jawa. Para prajurit mengasah kemampuan menembak untuk kesiapan tempur.
KRI Teluk Amboina-503 dalam rangka Operasi Trisula Jaya-25 melaksanakan latihan penembakan meriam dan senjata ringan pada Selasa (25/11/2025) dengan sasaran tembak berupa drum di atas air.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan kesiapan tempur, ketepatan prosedur, dan profesionalisme para prajurit di medan operasi. Beberapa senjata yang digunakan yaitu meriam 37 mm, mitraliur 12,7 mm, serta Senjata ringan (Senri).
Baca Lainnya :
- Manuver Helikopter Panther HS-1306 TNI AL di Laut Mediterania Memukau Pasukan Asing0
- Tebar Bibit Ikan Nila di Kampung Yoka, Kodaeral X Dukung Program Ketahanan Pangan di Papua0
- Satgas Halilintar TNI AL Geledah Gudang di Bangka Belitung, Diduga Simpan Olahan Timah Ilegal0
- Dor! Tembakan Prajurit TNI AL Hentikan Pelarian Speed Boat Membawa PMI Ilegal di Tanjung Balai Karim0
- KRI Panah-626 Satkat Koarmada III Bikin Kapal Asing Menyerah Tak Berdaya0
Latihan diawali dengan pemeriksaan menyeluruh dari sistem persenjataan di kapal untuk memastikan kelancaran dan keamanan dari alat utama yang akan digunakan dalam latihan seperti briefing artlileri, broadcast pengamanan area penembakan, prosedur raid reporting dan prosedur komunikasi penembakan.
Komandan KRI Teluk Amboina-503, Letkol Laut (P) Dwi Bagus Roestiawan, menegaskan latihan ini merupakan bagian penting dari program pembinaan kemampuan personel dan penguatan profesionalisme prajurit.
“Kemampuan awak kapal dalam mengoperasikan setiap jenis senjata harus selalu terpelihara. Latihan penembakan ini tidak hanya untuk menguji performa sistem persenjataan, tetapi juga mengasah insting tempur, kedisiplinan, dan kesiapan prajurit dalam menghadapi setiap dinamika operasi di laut.” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, terukur, dan sesuai prosedur, latihan ini juga sekaligus menunjukkan kesiapan unsur KRI dalam mengamankan wilayah laut nasional dan menjalankan tugas operasi yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Laut. (Bow/Mar)











