- Bantu Petambak Garam Genjot Produksi, KKP Terapkan Teknologi SWSO
- Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
- Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
Dikejar Prajurit TNI AL, Penyelundup Buang 2,6 Kg Teh China Isi Shabu Ke Laut

Keterangan Gambar : Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal IV) Bersama dengan Komando Distrik Militer (KODIM) 0316/Batam, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 2600 asal Malaysia yang dikemas dalam 3 bungkus teh China. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal IV) Bersama dengan Komando Distrik Militer (KODIM) 0316/Batam, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 2600 asal Malaysia yang dikemas dalam 3 bungkus teh China.
Narkoba seberat 2,6 Kg tersebut akan dibawa ke Pulau Kasu melalui jalur laut. Upaya penyelundupan digagalkan aparat TNI AL di Perairan Selat Belakang Padang dan Pulau Tolop, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (22/11/2024).
Baca Lainnya :
- Pelindo Gandeng Jamdatun Kejaksaan Agung, Bisnis Integritas Tinggi0
- Ini Jejak Karier Komjen Ahmad Dofiri, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1989 Diangkat Jadi Wakapolri0
- Jarah Barang Penumpang di Atas KM Labora, Pencuri Diciduk Prajurit TNI AL0
- 64 Karung Pakaian Bekas Mau Diselundupkan, Digagalkan Tim SFQR Lantamal Tarakan0
- Dor! Dilibas Tim F1QR TNI AL, Boat Mafia Internasional Karam, 10 Kg Sabu Disita0
Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto menyebutkan penyelundupan sabu bisa digagalkan berawal dari sinergitas satuan bawah Lantamal IV dan Kodim 0316/Batam, yakni Posal Sambu, Posal Tolop, dan Koramil 05/BLP serta dari masyarakat setempat.
Masyarakat memberi informasi adanya upaya penyelundupan narkotika asal Malaysia tujuan Pulau Kasu tersebut.
“Atas informasi dari masyarakat tersebut, Tim Gabungan menindaklanjuti dengan menyiapkan sarana dan prasarana untuk melakukan pengejaran dan penangkapan. Sekira pukul 13.45 WIB Tim Gabungan bergerak dari titik aju untuk melaksanakan pengejaran dan Penangkapan,” ungkap Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto di Mako Lantamal IV Batam, Sabtu (23/11/2024).
Sekitar 35 menit kemudian Tim Gabungan yang mendeteksi adanya speed boat berkecepatan tinggi yang diduga merupakan sarana pelaku penyelundupan narkotika.
Laksma Tjatur menyebut, sempat terjadi kejar mengejar antara Tim Gabungan dan pelaku penyelundupan. Dalam pengejaran tersebut, Tim Gabungan melihat pelaku membuang barang muatan ke laut, kemudian kabur. Tim Gabungan kemudian mencari muatan yang dibuang oleh pelaku.
Sekira pukul 14.35 WIB Tim Gabungan berhasil menemukan barang muatan yang dibuang oleh pelaku, yaitu berupa sebuah tas hitam yang berisi 3 bungkus teh China. Hasil pengecekan awal, ada indikasi barang yang terdapat di dalam teh China tersebut merupakan narkotika jenis sabu.
Tim Gabungan lalu mengecek lebih lanjut 3 bungkus teh China tersebut menggunakan alat Trunarc. Hasilnya ternyata positif narkotika jenis Methapetamine dengan berat kotor 2,6 Kg. Bila diasumsikan 1 Kg Sabu-Sabu bisa digunakan oleh 4.000 orang, maka dengan penggagalan penyelundupan ini dapat menyelamatkan 12.000 orang generasi bangsa.
Selanjutnya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, barang bukti 3 bungkus teh China seberat 2,6 Kg diserahkan kepada kepada BNN Provinsi Kepulauan Riau, untuk proses dan penanganan lebih lanjut.
Pengungkapan kasus ini merupakan langkah nyata dan komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan dan menindak tegas segala bentuk peredaran Narkotika.
Selain itu, keberhasilan pengagalan penyelundupan narkotika oleh Lantamal IV sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh prajurit Jalasena untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh tindak pelanggaran seluruh perairan Indonesia. (Bow/Oryza)
Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal IV) Bersama dengan Komando Distrik Militer (KODIM) 0316/Batam, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 2600 asal Malaysia yang dikemas dalam 3 bungkus teh China. Foto: Dispenal











