- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
- IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Bodong di Priok
Digitalisasi dan Efisiensi Sumber Daya Alam Dinilai Signifikan, TTL Raih ISO 14001:2015

Keterangan Gambar : PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berhasil melaksanakan Audit dan mendapatkan ISO 14001:2015 yang berlangsung pada 21–23 April 2025.Foto: Humas TTL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berhasil melaksanakan Audit dan mendapatkan ISO 14001:2015 yang berlangsung pada 21–23 April 2025, dengan ruang lingkup yang diperluas hingga ke Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) sebagai terminal yang dikelola oleh TTL.
Audit dilaksanakan di site TTL dan di TPK Nilam. Berdasarkan hasil penilaian dari Badan Sertifikasi GCL International, TTL direkomendasikan untuk tetap mendapatkan sertifikasi ISO 14001:2015, yang menegaskan bahwa sistem manajemen lingkungan perusahaan telah berjalan efektif dan sesuai standar internasional.
Baca Lainnya :
- Pasca Macet Parah, Lalin di Priok Sudah Pulih, Dirut Pelindo: Solusinya, Bangun Jalan Baru0
- Pemudik Lebaran 2025 via Pelabuhan Pelindo Tembus 1,7 Juta Orang, Naik 2,4 %0
- Lebaran 2025, Pelindo Regional 2 Sukses Layani 202 Ribu Pemudik0
- Volume Kendaraan Melonjak, ASDP Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2025 di Bakauheni Terkendali0
- Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Pemudik Diminta Bertiket Sebelum ke Pelabuhan0
Auditor memberikan catatan positif bahwa PT. Terminal Teluk Lamong telah menunjukkan peningkatan pencapaian signifikan melalui penerapan digitalisasi sistem, “Kami mengapresiasi TTL dengan komitmen dan konsistensinya dalam melakukan manajemen lingkungan, khususnya penerapan digitalisasi secara menyeluruh disetiap proses bisnisnya. Hal ini berdampak langsung terhadap efisiensi penggunaan sumber daya alam, seperti minimnya penggunaan kertas dalam dokumentasi dan penggunaan bbm dalam operasionalnya” jelas Eni Herawati, Lead Auditor GCL International.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menjelaskan bahwasanya implemenasi audit ISO 14001:2015 ini merupakan komitmen perusahaan terhadap visi sebagai greenport terbaik.”Manajemen lingkungan sesuai ISO 14001 ini tidak hanya berlaku di TTL, namun juga kami dorong untuk diterapkan di seluruh terminal yang berada di bawah pengelolaan TTL seperti TPK Nilam, ini bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja operasional dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan” ujar David.
Ia juga menegaskan bahwa TTL akan terus mendorong efisiensi operasional dan kepedulian lingkungan dalam setiap pengembangan bisnis ke depan. “Kami percaya bahwa terminal masa depan adalah terminal yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya.
ISO 14001:2015 ini merupakan standar internasional yang menekankan pada manajemen risiko lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi, serta peningkatan berkelanjutan dalam pengelolaan dampak lingkungan.
Keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 14001:2015 ini, semakin memperkuat posisi TTL sebagai greenport terminal serta merupakan cerminan dari budaya kerja TTL yang berorientasi pada kualitas, kepatuhan, dan keberlanjutan. (ARRY/Oryza)











