- Kekuatan Baru Armada TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Disambut Panglima TNI dan Kasal
- ASEAN Plus Cadet Sail 2026 Dimulai, 141 Peserta dari 26 Negara Berlayar Bersama
- Seskab Teddy dan Menhub Dudy Cek Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang
- Arus Balik Lebaran 2026 Utamakan Keselamatan: Jangan Cuma Sopir Batangan, Siapkan Cadangan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, One Way Nasional Tol Kalikangkung - Cikampek Resmi Diberlakukan
- Warga Kehabisan Angkutan Lebaran, KRI Marlin-877 Bantu Mudik Gratis, Disambut Meriah Bupati Kepulauan Selayar
- Prajurit KRI Prabu Siliwangi-321 Salat Idulfitri 1447 H di Tengah Deburan Ombak Samudra Hindia
- Jelang Puncak Arus Balik, Menhub: Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Ketentuan Operasional
- Hari H Lebaran 2026 Pemudik Masih Ramai, Penumpang Angkutan Umum Capai 873 Ribu Orang
- Hadapi Arus Balik Lebaran 2026 Sumatera-Jawa, Ini Strategi Menhub
Blusukan ke Pasar Sekip Ujung Palembang, Presiden Jokowi: Harga Cabe Melompat

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi berdialog dengan pedagang cabe di Pasar Sekip Ujung Palembang, Sumsel. Foto: Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN),PALEMBANG: Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sumatera, yakni Lampung dan Palembang. Jokowi meninjau beberapa tempat seperti pasar, sekolah, serta gudang Bulog untuk mengecek persediaan pangan.
Dalam kunjungannya di Sumatera Selatan, Presiden Jokowi blusukan ke Pasar Sekip Ujung, Kota Palembang, pada Kamis (26/10/2023). Presiden ingin untuk mengecek harga komoditas pangan.
Baca Lainnya :
- Bahas Pemetaan Laut, Pushidrosal TNI AL Wakili Indonesia Hadiri Pertemuan IHO di Monaco0
- Anggota PWI Merangkap PNS, Pilih Salah Satu atau Dimundurkan!0
- Buka KTT AIS Forum 2023, Presiden Jokowi Ajak Kolaborasi Atasi Masalah Kelautan0
- Resepsi Diplomatik TNI AL dan KBRI Roma, Atraksi Prajurit Satgas MTF Memukau Tamu0
- KTT AIS Forum 2023, Indonesia Soroti Solidaritas Negara Kepulauan Atasi Krisis Air0
"Di sini saya lihat harga stabil, baik. Inflasi juga 2,28 (persen) juga sangat bagus, inflasinya terkendali,” kata Jokowi.
Kepala Negara menyebut, harga sejumlah komoditas pangan menunjukkan harga yang baik, salah satunya harga beras. "Saya cek dari harga beras tadi masih ada harga yang Rp54 ribu untuk yang 5 kilo juga baik terkendali,” tuturnya.
Meskipun ada komoditas yang mengalami kenaikan, seperti cabai, tetapi Presiden menyebut bahwa secara keseluruhan harga komoditas pangan di daerah tersebut masih terpantau baik.
“Hanya satu barang yang tadi saya lihat cabai yang melompat dari Rp40 ke Rp70 (ribu). Ini yang perlu dicarikan solusi, tetapi secara umum harga baik,” ujar Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, dan Pj. Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
BANTUAN PANGAN
Presiden Jokowi juga meninjau persediaan pangan sekaligus menyerahkan bantuan pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Gudang Bulog Sukamaju, Kota Palembang.
Ia menyampaikan, saat ini pemerintah sedang merancang skema pemberian bantuan pangan cadangan beras pemerintah untuk tahun mendatang.
“Nanti di Bulan Januari, Februari, Maret, 10 kg, 10 kg, 10 kg, setuju enggak? Dengan catatan APBN-nya nanti mencukupi jadi kita berdoa bersama kalau APBN-nya mencukupi nanti Januari langsung, Januari, Februari, Maret,” ucap Jokowi.
Pada akhir tahun 2023, pemerintah juga menyiapkan tambahan bantuan sosial senilai Rp400 ribu kepada para penerima.
“Jadi nanti di bulan November, di bulan Desember, tolong rekening ibu-ibu dilihat ada tambahannya enggak, karena akan kita transfer insyaallah Rp200 (ribu), Rp200 (ribu), berarti Rp400 ribu,” tutur Kepala Negara.
Selain berdialog, Jokowi juga memberikan kuis kepada para penerima manfaat. "Siapa yang hafal Pancasila tunjuk jari? Sebentar saya tunjuk, nah ibu-ibu yang semangat coba,” tutur Presiden.
Seorang ibu menjawab pertanyaan dengan benar. “Pintar banget ibu ini, pintar-pintar ternyata ibu-ibu di Palembang, Sumatra Selatan ini pintar-pintar,” ujar Jokowi disambut gelak tawa ibu-ibu.
Turut mendampingi Presiden antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, dan Pj. Wali Kota Palembang Ratu Dewa. (Arry/Oryza)











