- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
KTT AIS Forum 2023, Indonesia Soroti Solidaritas Negara Kepulauan Atasi Krisis Air

Keterangan Gambar : Menlu RI Retno Marsudi memimpin Pertemuan Tingkat Menteri AIS. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BALI: Indonesia menekankan solidaritas terbuka negara kepulauan yang tergabung dalam Archipelagic and Island State (AIS) untuk mengatasi krisis global. Berbagai krisis global baik iklim, kesehatan hingga ekonomi dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States (KTT AIS) Forum 2023 di Nusa Dua Bali.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertemuan tingkat Menteri di KTT AIS mengatakan pandemi Covid-19 yang terjadi secara global, memberikan pelajaran bagi semua negara untuk menguatkan kerja sama secara inklusif.
Baca Lainnya :
- Hadiah HUT ke-78 TNI, KRI Frans Kaisiepo-368 Sukses Uji Fire Power di Laut Mediterania0
- Meriah! Tarian Nusantara Malam Resepsi Diplomatik KRI Bima Suci di Oman Bikin Tamu Kagum0
- Upacara Kenaikan Pangkat di Kapal, Prajurit Kontingen Garuda TNI AL di Lebanon Terjun ke Laut0
- Jajaki Potensi Kerjasama Pembuatan Senjata, Kasal Hadiri PARTNER 23 - Defense Exhibition di Serbia0
- Dua Kapal Perang TNI AL Disambut Hangat di Filipina0
Ada 4 krisis yang melanda dunia saat ini yakni perubahan iklim, naiknya permukaan air laut, polusi laut, dan degradasi keanekaragaman hayati. Kondisi ini menjadi ancaman nyata semua negara khususnya negara kepulauan.
“Negara-negara AIS memerlukan lebih banyak upaya multilateral untuk mengatasi berbagai krisis tersebut. Berbagai krisis yang terjadi sangat mendesak untuk negara kepulauan untuk bekerja sama secara inklusif demi melindungi generasi masa depan kita,” jelas Retno, Selasa (10/10/2023).
Retno menyebut, ada dua kunci dalam mengatasi krisis tersebut. Pertama penguatan solidaritas. Kemudian yang kedua, upaya-upaya inovatif dalam menjamin keberlanjutan laut di negara-negara kepulauan.
Retno mengatakan, semua inisiatif yang dibahas dalam setiap forum AIS termasuk dalam KTT yang akan berlangsung selama dua hari di Bali harus direalisasikan dalam aksi nyata.
KTT AIS merupakan forum penting dalam menghasilkan berbagai resolusi guna mengatasi empat masalah krisis global yang saat ini sedang terjadi.
“Forum AIS harus terus berkembang menjadi jembatan upaya bersama dalam menghubungkan kerangka pemerintahan mandiri yang terbuka dan inklusif serta mengubah inisiatif menjadi kenyataan,” tandas Retno.
KTT AIS Forum 2023 berlangsung di Nusa Dua, Bali, mulai 10 Oktober hingga 11 Oktober 2023. KTT AIS Forum dihadiri oleh para pemimpin dari negara-negara pulau di seluruh dunia. Menlu Retno hari ini memimpin Pertemuan Tingkat Menteri ke-5 AIS. (Arry/Oryza)











