- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
Bantuan TJSL PTP Nonpetikemas untuk Korban Banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas mengirim bantuan darurat secara bertahap pada 1–3 Desember 2025 ke tiga titik paling terdampak: Kota Lhokseumawe (Aceh), Kota Sibolga (Sumatera Utara), dan Kota Padang (Sumatera Barat). Bantuan dikirim melalui program TJSL PTP Peduli Sosial bekerja sama dengan Pelindo Group.Foto: Humas PTP Nonpetikemas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Aceh di penghujung November 2025 menyisakan berbagai dampak bagi ribuan warga dan kerusakan di sejumlah kota serta akses yang terputus.
Merespons kondisi tersebut, PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas mengirim bantuan darurat secara bertahap pada 1–3 Desember 2025 ke tiga titik paling terdampak: Kota Lhokseumawe (Aceh), Kota Sibolga (Sumatera Utara), dan Kota Padang (Sumatera Barat). Bantuan dikirim melalui program TJSL PTP Peduli Sosial bekerja sama dengan Pelindo Group.
Baca Lainnya :
- Gubernur Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 20270
- Sambut Kunjungan PWI Pusat, Jaksa Agung: Kami Butuh Peran Media0
- Prajurit KRI Selar-879 Evakuasi Jasad Mengapung di Perairan Balikpapan0
- PWI Pusat Luncurkan 5 Penghargaan Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Total Rp500 Juta, Ini Rinciannya0
- Nelayan Terombang-ambing di Perairan Nusa Penida Diselamatkan Prajurit TNI AL dan Tim SAR0
Dalam aksi tanggap darurat ini, PTP Nonpetikemas berkolaborasi dengan Pelindo Group menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan esensial seperti beras, telur, minyak goreng, susu, air mineral, biskuit dan bahan makanan kering lainnya, kasur lipat serta kebutuhan bayi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana.
Khusus penyaluran ke Sibolga, bantuan dikirim dari Pelabuhan Teluk Bayur karena pasokan kebutuhan pokok di wilayah tersebut mulai terbatas. Pengiriman menggunakan kapal roro KM Jatra II milik PT ASDP, yang mendapat izin deviasi pelayaran dari Kementerian Perhubungan untuk mendukung misi kemanusiaan.
Di tengah upaya penyaluran bantuan, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur tetap beroperasi normal untuk menjaga kelancaran arus logistik dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi daerah.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. “PTP Nonpetikemas berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi masa sulit. Semoga kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat diberikan kekuatan menghadapi situasi ini,” ujar Indra.
Sementara itu, SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat program TJSL yang bersifat responsif dan berdampak. “Kami memastikan bahwa program TJSL tidak hanya berorientasi pada pembangunan jangka panjang, tetapi juga sigap menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan,” ujar Fiona.
Selain penyaluran bantuan perusahaan, aksi solidaritas juga datang dari peran aktif pekerja PTP Nonpetikemas. Merespons cepat, para pekerja turut mengumpulkan dan menyalurkan bantuan logistik berisi kebutuhan darurat untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Seluruh bantuan tersebut dipusatkan melalui posko bantuan Kementerian Perhubungan dan TNI Angkatan Laut sebagai bentuk sinergi dan aksi cepat tanggap dalam memastikan distribusi bantuan sampai ke titik-titik yang membutuhkan.
PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan, dalam memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. Aksi bantuan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi PTP Nonpetikemas dalam mendukung ketahanan sosial di wilayah operasinya dan sekitarnya.(Arry/Mar)











