- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Bantuan TJSL PTP Nonpetikemas untuk Korban Banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas mengirim bantuan darurat secara bertahap pada 1–3 Desember 2025 ke tiga titik paling terdampak: Kota Lhokseumawe (Aceh), Kota Sibolga (Sumatera Utara), dan Kota Padang (Sumatera Barat). Bantuan dikirim melalui program TJSL PTP Peduli Sosial bekerja sama dengan Pelindo Group.Foto: Humas PTP Nonpetikemas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Aceh di penghujung November 2025 menyisakan berbagai dampak bagi ribuan warga dan kerusakan di sejumlah kota serta akses yang terputus.
Merespons kondisi tersebut, PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas mengirim bantuan darurat secara bertahap pada 1–3 Desember 2025 ke tiga titik paling terdampak: Kota Lhokseumawe (Aceh), Kota Sibolga (Sumatera Utara), dan Kota Padang (Sumatera Barat). Bantuan dikirim melalui program TJSL PTP Peduli Sosial bekerja sama dengan Pelindo Group.
Baca Lainnya :
- Gubernur Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 20270
- Sambut Kunjungan PWI Pusat, Jaksa Agung: Kami Butuh Peran Media0
- Prajurit KRI Selar-879 Evakuasi Jasad Mengapung di Perairan Balikpapan0
- PWI Pusat Luncurkan 5 Penghargaan Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Total Rp500 Juta, Ini Rinciannya0
- Nelayan Terombang-ambing di Perairan Nusa Penida Diselamatkan Prajurit TNI AL dan Tim SAR0
Dalam aksi tanggap darurat ini, PTP Nonpetikemas berkolaborasi dengan Pelindo Group menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan esensial seperti beras, telur, minyak goreng, susu, air mineral, biskuit dan bahan makanan kering lainnya, kasur lipat serta kebutuhan bayi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana.
Khusus penyaluran ke Sibolga, bantuan dikirim dari Pelabuhan Teluk Bayur karena pasokan kebutuhan pokok di wilayah tersebut mulai terbatas. Pengiriman menggunakan kapal roro KM Jatra II milik PT ASDP, yang mendapat izin deviasi pelayaran dari Kementerian Perhubungan untuk mendukung misi kemanusiaan.
Di tengah upaya penyaluran bantuan, PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur tetap beroperasi normal untuk menjaga kelancaran arus logistik dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi daerah.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. “PTP Nonpetikemas berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi masa sulit. Semoga kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat diberikan kekuatan menghadapi situasi ini,” ujar Indra.
Sementara itu, SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat program TJSL yang bersifat responsif dan berdampak. “Kami memastikan bahwa program TJSL tidak hanya berorientasi pada pembangunan jangka panjang, tetapi juga sigap menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan,” ujar Fiona.
Selain penyaluran bantuan perusahaan, aksi solidaritas juga datang dari peran aktif pekerja PTP Nonpetikemas. Merespons cepat, para pekerja turut mengumpulkan dan menyalurkan bantuan logistik berisi kebutuhan darurat untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Seluruh bantuan tersebut dipusatkan melalui posko bantuan Kementerian Perhubungan dan TNI Angkatan Laut sebagai bentuk sinergi dan aksi cepat tanggap dalam memastikan distribusi bantuan sampai ke titik-titik yang membutuhkan.
PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan, dalam memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. Aksi bantuan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi PTP Nonpetikemas dalam mendukung ketahanan sosial di wilayah operasinya dan sekitarnya.(Arry/Mar)











