- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
- KKP: Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja
- Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan
- Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh
- Bukan Operasi Penangkapan Biasa: Strategi Perang AS Berbasis Pusat Gravitasi
- Layanan Mutu KKP Sudah Dilengkapi ISO, Ekspor Komoditas Perikanan 2026 Optimistis Tumbuh Positif
- Jelajah Wisata Bangka Selatan, PWI Ajak Telusuri Jejak Sejarah dan Pesona Keindahan Bahari
- Nataru 2025/2026, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan
- Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang
Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh

Keterangan Gambar : TNI AL menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras 1,2 ton melalui udara kepada warga terdampak bencana di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Selasa (6/1/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), ACEH: TNI AL menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras 1,2 ton melalui udara kepada warga terdampak bencana di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Selasa (6/1/2026).
Melalui unsur dukungan logistik (Dorlog), bantuan tersebut didistribusikan menggunakan Pesawat NC 212-200 Aviocar/U-6211 dengan sasaran Bandara Blangkejeren. Pesawat tiba dan melaksanakan penurunan logistik dengan total muatan bantuan sebanyak 1.200 kilogram atau 1,2 ton beras.
Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI AL di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu percepatan penanganan bencana alam dan meringankan beban warga yang terdampak. Selain menjalankan tugas pertahanan negara, TNI AL senantiasa berkomitmen untuk hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan.
Baca Lainnya :
- Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang0
- Speedboat Srikandi Express Tenggelam, 4 ABK Dievakuasi Prajurit Lanal TBĶ0
- Pers Harus Tegakkan Pilar Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Disrupsi Teknologi0
- 200 Wartawan Bakal Ikuti Retret di Akmil Magelang, Digodok Bela Negara0
- KI DKI Catat Rekor Tertinggi E Monev KIP 2025, Gubernur Pramono Anung: Luar Biasa0
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah guna memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan tepat sasaran.
Seperti diketahui, banjir bandang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada 22 November hingga 25 November 2025. Bencana alam ini mengakibatkan lebih dari 1.100 warga meninggal dunia, sejumlah jembatan putus dan kerusakan infrastruktur. Warga yang terdampak bencana masih membutuhkan bantuan. (Arry/Mar)











