- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung
- Komisi V DPR RI Cek Kualitas Pelayanan dan Keamanan Pelabuhan Makassar
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya
- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang

Keterangan Gambar : Material batu-batuan memenuhi jalanan pascabanjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1). Foto: BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SULAWESI UTARA: Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Prov. Sulawesi Utara (Sulut). Banjir melanda tiga kecamatan dan mengakibatkan 9 warga meninggal dunia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 Wita. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir bandang di Kepulauan Sitaro melanda tiga kecamatan yaitu Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat.
Insiden terjadi setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam durasi waktu cukup lama. Data yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) material batuan dan lumpur memenuhi jalanan dan meluber hingga bangunan warga.
Baca Lainnya :
- Speedboat Srikandi Express Tenggelam, 4 ABK Dievakuasi Prajurit Lanal TBĶ0
- Pers Harus Tegakkan Pilar Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Disrupsi Teknologi0
- 200 Wartawan Bakal Ikuti Retret di Akmil Magelang, Digodok Bela Negara0
- KI DKI Catat Rekor Tertinggi E Monev KIP 2025, Gubernur Pramono Anung: Luar Biasa0
- Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak, Nyawa 16 Penumpang Terenggut0
BNPB menyebutkan pada Senin siang (5/1) banjir telah surut, namun jaringan listrik dan telekomunikasi di wilayah terdampak terputus.
Data sementara yang dikumpulkan oleh tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Sitaro tercatat rincian korban jiwa antara lain 9 orang meninggal dunia, 5 orang dalam pencarian, 17 orang mengalami luka-luka, dan 102 jiwa mengungsi di gedung GMIST Bethbara.
Lima unit rumah dilaporkan hilang atau hanyut. Kerugian material lainnya masih dalam pendataan. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan pencarian korban yang dilaporkan hilang. Kendala yang dihadapi tim di lapangan untuk mobilisasi sumber daya adalah penyesuaian jadwal penyeberangan kapal menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro. (Arry/Mar)











