- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Anda Sering Mendengar Kata Ikhlas.Apakah Ikhlas Itu?
Oleh Habib Abdullah, Bin Idrus Bin Aqil

Keterangan Gambar : Ilustrasi .Foto : property of ndonesia
Indonesiamaritimenews.com (IMN): Dalam kehidupan kita, bersinggungan kepada masyarakat sebagai makhluk sosial. Hubungan kita antar manusia dalam bahasa agama disebut Hablum minannas. Pada hubungan kita dengan Sang Khalik disebut Hablum minallah. Pada tataran hubungan ini sering kita mendengar kata ikhlas.
Tulisan kali ini menyajikan tentang ikhlas yang di sampaikan dari berbagai sisi. Apakah itu? Simaklah tulisan di bawah ini.
Baca Lainnya :
- Adilkah Engkau Pada Dirimu? Ketika Kematian Tiba Apa yang Kau Bawa?0
- Kelahiran Rasulullah Saw, Hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw yang bisa Kita Teladani, Bagian 2 0
- Kelahiran Rasululloh Saw , Hikmah dan Maulid Nabi Muhammad Saw yang Bisa Kita Teladani, Bagian-10
- Cerdas Itu Nikmat, Berdoa,Belajar dan Mengingat Ajal0
- Menag Yaqut Ajak Umat Teladani Rasulullah 0
Ikhlas itu...
Ketika menyembunyikan amal kebiakan, sebagaimana menutup rapat keburukan.
Ikhlas itu...
Ketika meniatkan seluruh ibadah hanya untuk Allah, sehingga tidak bangga akan pujian dan tidak peduli pada kecaman.
Ikhlas itu...
Ketika dapat menolong sesama, namun tidak mengharap balasan.
Ikhlas itu...
Ketika mampu berbagi rezeki, meskipun dalam keadaan terhimpit.
Ikhlas itu...
Ketika rela mengalah dan merendahkan ego peribadi, agar tidak terjadi pertikaian .
Ikhlas itu...
Ketika tersenyum melihat orang lain bahagia, walaupun kita sedang berduka.
Ikhlas itu...
Ketika harus melepaskan sesuatu demi kebaikkan bersama, sekalipun kita yang terluka.
Ikhlas itu...
Ketika dihujani kata kata yang menyakitkan, tapi malah membanjirinya dengan doa kebaikan.
Ikhlas itu...
Ketika mampu memaafkan, tanpa perlu mengingatnya lagi dengan kebencian.
Ikhlas itu...
Ketika membalas setetes kejahatan melalui selautan kebajikan.
Ikhlas itu...
Ketika menerima kenyataan bahwa takdir adalah kehendak Allah, walaupun terkadang tidak seperti yang diinginkan.
Ikhlas memang seperti surah Al-Ikhlas.
Tidak ada kata ikhlas pada ayatnya, tidak terlihat, tidak tergambarkan, tidak terdengar, tidak terdefinisi.
Karena ikhlas...
Hanya akan terasa di lubuk hati seseorang yang sukses memahaminya.
Ketika kamu ikhlas menerima semua kekecewaan hidup, maka Allah akan membayar tuntas kekecewaan mu dengan beribu-ribu kebaikan. (Arifin/*)











