- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Anda Sering Mendengar Kata Ikhlas.Apakah Ikhlas Itu?
Oleh Habib Abdullah, Bin Idrus Bin Aqil

Keterangan Gambar : Ilustrasi .Foto : property of ndonesia
Indonesiamaritimenews.com (IMN): Dalam kehidupan kita, bersinggungan kepada masyarakat sebagai makhluk sosial. Hubungan kita antar manusia dalam bahasa agama disebut Hablum minannas. Pada hubungan kita dengan Sang Khalik disebut Hablum minallah. Pada tataran hubungan ini sering kita mendengar kata ikhlas.
Tulisan kali ini menyajikan tentang ikhlas yang di sampaikan dari berbagai sisi. Apakah itu? Simaklah tulisan di bawah ini.
Baca Lainnya :
- Adilkah Engkau Pada Dirimu? Ketika Kematian Tiba Apa yang Kau Bawa?0
- Kelahiran Rasulullah Saw, Hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw yang bisa Kita Teladani, Bagian 2 0
- Kelahiran Rasululloh Saw , Hikmah dan Maulid Nabi Muhammad Saw yang Bisa Kita Teladani, Bagian-10
- Cerdas Itu Nikmat, Berdoa,Belajar dan Mengingat Ajal0
- Menag Yaqut Ajak Umat Teladani Rasulullah 0
Ikhlas itu...
Ketika menyembunyikan amal kebiakan, sebagaimana menutup rapat keburukan.
Ikhlas itu...
Ketika meniatkan seluruh ibadah hanya untuk Allah, sehingga tidak bangga akan pujian dan tidak peduli pada kecaman.
Ikhlas itu...
Ketika dapat menolong sesama, namun tidak mengharap balasan.
Ikhlas itu...
Ketika mampu berbagi rezeki, meskipun dalam keadaan terhimpit.
Ikhlas itu...
Ketika rela mengalah dan merendahkan ego peribadi, agar tidak terjadi pertikaian .
Ikhlas itu...
Ketika tersenyum melihat orang lain bahagia, walaupun kita sedang berduka.
Ikhlas itu...
Ketika harus melepaskan sesuatu demi kebaikkan bersama, sekalipun kita yang terluka.
Ikhlas itu...
Ketika dihujani kata kata yang menyakitkan, tapi malah membanjirinya dengan doa kebaikan.
Ikhlas itu...
Ketika mampu memaafkan, tanpa perlu mengingatnya lagi dengan kebencian.
Ikhlas itu...
Ketika membalas setetes kejahatan melalui selautan kebajikan.
Ikhlas itu...
Ketika menerima kenyataan bahwa takdir adalah kehendak Allah, walaupun terkadang tidak seperti yang diinginkan.
Ikhlas memang seperti surah Al-Ikhlas.
Tidak ada kata ikhlas pada ayatnya, tidak terlihat, tidak tergambarkan, tidak terdengar, tidak terdefinisi.
Karena ikhlas...
Hanya akan terasa di lubuk hati seseorang yang sukses memahaminya.
Ketika kamu ikhlas menerima semua kekecewaan hidup, maka Allah akan membayar tuntas kekecewaan mu dengan beribu-ribu kebaikan. (Arifin/*)











