- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif
- Kemenhub-Pemprov Papua Kembangkan Pelabuhan Korido, Perkuat Konektivitas 3TP dan Kedaulatan Maritim
- Inovasi Layanan Publik Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026
- Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Sesuai Best Practice dan Berkualitas Ekspor
- Kapal Perang TNI AL dan Pakistan Navy Manuver di Laut Jawa, Kerahkan Pasukan Tempur
Amankan Selat Malaka TNI AL- TL Diraja Malaysia Rancang Patkor Malindo ke 159

Keterangan Gambar : Tim Perancang Operasi Laut ( TPOL) Malaysia-Indonesia melaksanakan rapat melakukan pembahasan bersama. Ketua Delegasi TPOL Indonesia Laksma TNI Retiono Kunto dan Ketua Delegasi TPOL Malaysia Laksma Fadhil aam.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), BATAM: TNI AL dan TLDM (Tentara Laut Diraja Malaysia) kembali akan melakukan Koordinasi Patroli Malaysia- Indonesia (Malindo) ke 159 untuk mengamankan perairan di perbatasan ke dua Negara seperti di Selat Malaka dari tindak kejahatan dan kerawanan.
Tim Perancang Operasi Laut ( TPOL) Malaysia-Indonesia kemudian melaksanakan rapat melakukan pembahasan bersama. Ketua Delegasi TPOL Indonesia Laksma TNI Retiono Kunto dan Ketua Delegasi TPOL Malaysia Laksma Fadhil aam.
Patroli Terkoordinasi Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo) menjadi bukti hubungan antar negara Indonesia dan Malaysia sebagai negara bertetangga semakin harmonis, mampu mendemonstrasikan interoperabilitas yang professional dalam menjaga stabilitas keamanan perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, utamanya di Selat Malaka yang memiliki kerawanan tindak pelanggaran hukum dan kejahatan .
Baca Lainnya :
- PTP Nonpetikemas Tahun 2023 Targetkan Pencapaian 51,8 Juta Ton, Menjadi Operator Terminal Unggul0
- Bandara Kertajati Layani Penerbangan Haji, Menhub: 20 Kloter Diberangkatkan0
- Transformasi Pelabuhan Belawan, Pelindo Gandeng Konsorsium INA 0
- Tingkatkan Jam Terbang, Pendidikan Komando Pasukan Katak Terjunkan Siswa Free Fall 0
- Kasal:Hadapi Masalah Keamanan Perbatasan di Laut Harus Bekerjasama Negara Tetangga yang Berbatasan0
Lantamal IV Batam yang memiliki wilayah kerja berbatasan langsung dengan Malaysia menjadi tuan rumah terselenggaranya rapat TPOL ke-46 tersebut.
Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal Laksma TNI Retiono Kunto sebagai Ketua Delegasi TPOL Indonesia dalam amanatnya menyampaikan, "Pelaksanaan Patkor Malindo ke-159 di perairan Selat Malaka ini semakin baik dari waktu ke waktu, hal itu dibuktikan dengan semakin baiknya koordinasi antar angkatan laut kedua Negara, serta semakin menurunya angka pelanggran hukum dan tindak kejahatan."
Selain aktifitas Patkor Malindo, lanjut Waasops Kasal, TPOL juga telah berhasil melaksanakan arahan ketua Coordinated Operation Control Comitee (COCC) ke-70 yang dilaksanakan pada (19/1) di Jakarta.
Sesuai dengan pernyataan Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali diberbagai kesempatan, TNI AL selalu siap bekerjasama secara professional untuk mewujudkan stabilitas kawasan. Kegiatan ini merupakan kesempatan baik bagi perwira muda Angkatan Laut kedua negara untuk belajar dan berinteraksi satu sama lain secara professional. (Oryza/Mar)











