- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
Amankan Selat Malaka TNI AL- TL Diraja Malaysia Rancang Patkor Malindo ke 159

Keterangan Gambar : Tim Perancang Operasi Laut ( TPOL) Malaysia-Indonesia melaksanakan rapat melakukan pembahasan bersama. Ketua Delegasi TPOL Indonesia Laksma TNI Retiono Kunto dan Ketua Delegasi TPOL Malaysia Laksma Fadhil aam.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), BATAM: TNI AL dan TLDM (Tentara Laut Diraja Malaysia) kembali akan melakukan Koordinasi Patroli Malaysia- Indonesia (Malindo) ke 159 untuk mengamankan perairan di perbatasan ke dua Negara seperti di Selat Malaka dari tindak kejahatan dan kerawanan.
Tim Perancang Operasi Laut ( TPOL) Malaysia-Indonesia kemudian melaksanakan rapat melakukan pembahasan bersama. Ketua Delegasi TPOL Indonesia Laksma TNI Retiono Kunto dan Ketua Delegasi TPOL Malaysia Laksma Fadhil aam.
Patroli Terkoordinasi Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo) menjadi bukti hubungan antar negara Indonesia dan Malaysia sebagai negara bertetangga semakin harmonis, mampu mendemonstrasikan interoperabilitas yang professional dalam menjaga stabilitas keamanan perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, utamanya di Selat Malaka yang memiliki kerawanan tindak pelanggaran hukum dan kejahatan .
Baca Lainnya :
- PTP Nonpetikemas Tahun 2023 Targetkan Pencapaian 51,8 Juta Ton, Menjadi Operator Terminal Unggul0
- Bandara Kertajati Layani Penerbangan Haji, Menhub: 20 Kloter Diberangkatkan0
- Transformasi Pelabuhan Belawan, Pelindo Gandeng Konsorsium INA 0
- Tingkatkan Jam Terbang, Pendidikan Komando Pasukan Katak Terjunkan Siswa Free Fall 0
- Kasal:Hadapi Masalah Keamanan Perbatasan di Laut Harus Bekerjasama Negara Tetangga yang Berbatasan0
Lantamal IV Batam yang memiliki wilayah kerja berbatasan langsung dengan Malaysia menjadi tuan rumah terselenggaranya rapat TPOL ke-46 tersebut.
Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal Laksma TNI Retiono Kunto sebagai Ketua Delegasi TPOL Indonesia dalam amanatnya menyampaikan, "Pelaksanaan Patkor Malindo ke-159 di perairan Selat Malaka ini semakin baik dari waktu ke waktu, hal itu dibuktikan dengan semakin baiknya koordinasi antar angkatan laut kedua Negara, serta semakin menurunya angka pelanggran hukum dan tindak kejahatan."
Selain aktifitas Patkor Malindo, lanjut Waasops Kasal, TPOL juga telah berhasil melaksanakan arahan ketua Coordinated Operation Control Comitee (COCC) ke-70 yang dilaksanakan pada (19/1) di Jakarta.
Sesuai dengan pernyataan Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali diberbagai kesempatan, TNI AL selalu siap bekerjasama secara professional untuk mewujudkan stabilitas kawasan. Kegiatan ini merupakan kesempatan baik bagi perwira muda Angkatan Laut kedua negara untuk belajar dan berinteraksi satu sama lain secara professional. (Oryza/Mar)











