- Bantu Petambak Garam Genjot Produksi, KKP Terapkan Teknologi SWSO
- Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
- Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
2 Kapal Perang Indonesia Passing Exercise dengan Kapal Perang Belanda HNLMS Tromp

Keterangan Gambar : KRI Kurau-856 dan KRI Kapitan Pattimura-371 melaksanakan Passing Exercise dengan kapal perang Belanda, HNLMS Tromp (F-803). Foto: Dispenal
indonesiamaritimenewa.com (IMN), JAKARTA: Dua kapal perang KRI Kurau-856 dan KRI Kapitan Pattimura-371 melaksanakan Passing Exercise dengan kapal perang Belanda, HNLMS Tromp (F-803) di perairan Kepulauan Seribu.
Kapal Belanda tersebut melaksanakan kunjungan ke Pelabuhan Jakarta pada tanggal 15 Mei hingga 18 Mei 2024. Kegiatan Passing Exercise merupakan bentuk penghormatan dan pengamanan terhadap kapal perang asing yang memasuki maupun meninggalkan perairan Indonesia. Kunjungan HLMS Tramp ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.
Baca Lainnya :
- Perwira Penerbang Patroli Maritim TNI AL dan US Navy Bertukar Ilmu0
- Peserta Latihan Bersama CARAT 2024, Dinner di Lampung0
- Tentara Amerika US Navy dan USMC Renovasi Madrasah di Lampung, Masyarakat Senang0
- Menuju Jalesveva Jayamahe, Pembangunan SDM Prioritas Utama TNI AL0
- Armada Perang TNI AL dan Singapore Navy Uji Kemampuan di Laut Riau0
Keberangkatan kapal perang Belanda tersebut disambut baik oleh TNI AL yakni dengan adanya unsur KRI yang melaksanakan latihan bersama di dalamnya, sekaligus melaksanakan pengawasan dan pengamanan sampai dengan Kapal Perang Belanda tersebut meninggalkan perairan Jakarta.
Dengan adanya Passing Excercise tersebut diharapkan dapat melatih Interoperability serta mempererat hubungan diplomatik antara kedua negara, khususnya Indonesia dan Belanda.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk mewujudkan keamanan dan kedaulatan laut Nusantara. (Arry/Oryza)











