- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Armada Perang TNI AL dan Singapore Navy Uji Kemampuan di Laut Riau

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut dan Republic Of Singapore Navy (RSN) menggelar latihan bersama. Foto: Dispenal
indonesiamaritimenews.com (IMN), RIAU: Angkatan perang Indonesia dan Singapura menguji kekuatan dengan menggelar latihan bersama di Kepulauan Riau. TNI Angkatan Laut mengerahkan dua kapal perang, sementara Singapura menerjunkan pasukan khusus.
Latihan Bersama (Latma) Joint Minex Pandu Tahun 2024 antara TNI Angkatan Laut dengan Republic Of Singapore Navy (RSN), secara simbolis dibuka oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL IV Batam (Danlantamal IV Batam) Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (14/5/2024).
Baca Lainnya :
- KTT WWF Ke-10 di Nusa Dua Bali, KRI Banda Aceh-593 Dikerahkan Bawa Pasukan0
- Handal, Pushidrosal Deteksi Titik Sasaran Penembakan di Dasar Laut0
- Libatkan 1.760 Nelayan, Gernas BCL 2024 Usung Tema Laut Sehat0
- Satgas Gulben TNI AL Terjun Bersihkan Lumpur, Siswa SDN 228 Luwu Bisa Sekolah Lagi0
- Peduli Masyarakat Pesisir, TNI AL Salurkan Bantuan Sosial0
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Courtesy Call (CC) antara Danlantamal IV Batam sebagai perwakilan dari TNI AL, dengan Deputy Commander Maritime Security Forces Colonel Michael Chan perwakilan dari RSN. Kemudian kegiatan dilanjutkan forum diskusi antar departemen operasi latihan, olahraga bersama dan diskusi seminar pasukan khusus kedua negara.
Latihan yang digelar selama tujuh hari terhitung mulai tanggal 13-19 Mei 2024 tersebut diikuti sebanyak 315 personel, terdiri dari 210 personel TNI AL dan 105 personel RSN.
Pada kegiatan ini Indonesia melibatkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jenis Mine Counter Meassure Vessel (MCMV), antara lain KRI KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732. Sedangkan Singapura mengirimkan RSS Punggol M108 dan RSS Bedok M105 serta Naval Diving Unit (NDU) yang merupakan pasukan khusus RSN.
Danlantamal IV Batam menyampaikan, Latma Joint Minex Pandu 2024 ini merupakan implementasi kerjasama bilateral di bidang pertahanan yang dilaksanakan secara reguler 2 tahun sekali dengan tuan rumah secara bergantian.
“Latihan bersama ini bertujuan selain dalam rangka meningkatkan kerja sama militer, interoperabilitas antar kedua angkatan laut, juga meningkatkan kemampuan deteksi dan pembersihan ranjau laut guna menjaga keamanan dan keselamatan di masing-masing negara”, ujar Danlantamal Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto.
Latihan bersama ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura di bidang pertahanan. Kegiatan ini penting untuk memastikan perairan antara kedua negara bebas dari ancaman ranjau.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dengan mewujudkan Prajurit yang tangguh untuk menjaga kedaulatan laut Nusantara. (Arry/Oryza)











