- Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I Rampung, KKP Siapkan Satgas Operasional
- Ayo Daftar, KKP Bakal Rekrut 20 Ribu ABK ubtuk Program Modernisasi Kapal Perikanan
- Hadiah untuk Nelayan, Indonesia Ratifikasi Konvensi ILO 188 Lindungi Awak Kapal Perikanan
- KKP Gandeng Ancol Tingkatkan Kualitas Karbon Biru Pesisir Jakarta, Tanam Mangrove di Kamal Muara
- Potret Qanaah dari Sahabat Rasulullah ( bagian 2)
- Presiden Prabowo: Kesejahteraan Nelayan Diurus, Pertama Kali Dalam Sejarah RI
- Operasi Ketupat dan Arus Mudik Lebaran 2026 Sukses, ASDP dan Korlantas Polri Perkuat Kolaborasi
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
Armada Perang TNI AL dan Singapore Navy Uji Kemampuan di Laut Riau

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut dan Republic Of Singapore Navy (RSN) menggelar latihan bersama. Foto: Dispenal
indonesiamaritimenews.com (IMN), RIAU: Angkatan perang Indonesia dan Singapura menguji kekuatan dengan menggelar latihan bersama di Kepulauan Riau. TNI Angkatan Laut mengerahkan dua kapal perang, sementara Singapura menerjunkan pasukan khusus.
Latihan Bersama (Latma) Joint Minex Pandu Tahun 2024 antara TNI Angkatan Laut dengan Republic Of Singapore Navy (RSN), secara simbolis dibuka oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL IV Batam (Danlantamal IV Batam) Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (14/5/2024).
Baca Lainnya :
- KTT WWF Ke-10 di Nusa Dua Bali, KRI Banda Aceh-593 Dikerahkan Bawa Pasukan0
- Handal, Pushidrosal Deteksi Titik Sasaran Penembakan di Dasar Laut0
- Libatkan 1.760 Nelayan, Gernas BCL 2024 Usung Tema Laut Sehat0
- Satgas Gulben TNI AL Terjun Bersihkan Lumpur, Siswa SDN 228 Luwu Bisa Sekolah Lagi0
- Peduli Masyarakat Pesisir, TNI AL Salurkan Bantuan Sosial0
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Courtesy Call (CC) antara Danlantamal IV Batam sebagai perwakilan dari TNI AL, dengan Deputy Commander Maritime Security Forces Colonel Michael Chan perwakilan dari RSN. Kemudian kegiatan dilanjutkan forum diskusi antar departemen operasi latihan, olahraga bersama dan diskusi seminar pasukan khusus kedua negara.
Latihan yang digelar selama tujuh hari terhitung mulai tanggal 13-19 Mei 2024 tersebut diikuti sebanyak 315 personel, terdiri dari 210 personel TNI AL dan 105 personel RSN.
Pada kegiatan ini Indonesia melibatkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jenis Mine Counter Meassure Vessel (MCMV), antara lain KRI KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732. Sedangkan Singapura mengirimkan RSS Punggol M108 dan RSS Bedok M105 serta Naval Diving Unit (NDU) yang merupakan pasukan khusus RSN.
Danlantamal IV Batam menyampaikan, Latma Joint Minex Pandu 2024 ini merupakan implementasi kerjasama bilateral di bidang pertahanan yang dilaksanakan secara reguler 2 tahun sekali dengan tuan rumah secara bergantian.
“Latihan bersama ini bertujuan selain dalam rangka meningkatkan kerja sama militer, interoperabilitas antar kedua angkatan laut, juga meningkatkan kemampuan deteksi dan pembersihan ranjau laut guna menjaga keamanan dan keselamatan di masing-masing negara”, ujar Danlantamal Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto.
Latihan bersama ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura di bidang pertahanan. Kegiatan ini penting untuk memastikan perairan antara kedua negara bebas dari ancaman ranjau.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dengan mewujudkan Prajurit yang tangguh untuk menjaga kedaulatan laut Nusantara. (Arry/Oryza)











